11/30/2009

15 november 2001

Kabut pagi menyelimuti jalan-jalan kota yang masih sepi. Awan di langit perlahan-lahan menyingkir, seolah-olah memberikan jalan bagi cahaya matahari untuk memasuki jalan-jalan kota. Hari itu tak seperti biasa Harun bangun sepagi ini, ia segera bergegas untuk mengambil sepeda hitam yang ada di dapur.” Run, kamu mau kemana???” tnaya seorang ibu yang tengah memasak sesuatu. Ibu itu adalah ibunya Harun. “Harun mau jalan-jalan sama teman-teman Harun ,Bu!!” “ sepagi Ini??”“ ya, teman Harun gak 1 atau 2 orang yang ikut kok bu!!! Tapi 10 orang . Lagi pula jalan-jalannya hanya di daerah sini doang!!”“ tapi hati-hati ya…!!” sahut ibu “ya..!”
Hari itu Harun langsung mengeluarkan sepedanya itu. Namun baru di depan pintu, ia teringat sesuatu. Ia lupa membawa uang dan air minun dan beberapa makanan ringan. Saat itu ia kembali ke kamarnya dan mengambil uang itu. Judi teman baiknya menegur Harun. Maka mereka berdua bergegas ke tempat yang sudah ditentukan. Hari itu mereka semua sudah lengkap semua. Maka mereka pun berangkat. Dari belakang , Judi dan Harun melihat seperti layaknya kawanan sepeda motor yang sedang konvoi. Toni, orang yang diangap Harun dan Judi sebagai ketua nya, memimpin di depan. Saat itu ada seseorang bapak tua yang kelihatannya sangat lemah, Harun melilhat kejadian itu tepat dengan mata telanjang. Toni yang tengah lengah mengendarai sepeda nya itu menabrak orang tua yang ingin menyebrang , hingga akhirnya bapak tua itu terjatuh . Toni yang juga terjatuh , mengomeli dan menyalahi bapak tua itu seolah ia tak punya salah.
Namun kelihatannya bapak tua itu , tidak membalas apa yang toni lakukan , ia malah pergi meninggalkan Toni. Ketika itu , Toni menyoraki bapak tua itu. Maka tak hanyal anak-anak yang lain pun jadi ikut menyoraki bapak tua itu. Tapi harun tidak menyorakinya, karena ia tahu apa yang sebenarnya terjadi dan ia juga tidak meyukai sifat si Toni maka harun menghampiri sejenak bapak tua itu, hanya berniat untuk melihat keadaan dan menanyai “ apakah ia baik-baik saja??”
Harun melihat tubuh bapak itu, kurus, tak terawat dan sepertinya ia sangat kelelahan/kelaparan.
Ia jadi teringat tentang perkataan sang ibu semalam,”Nak jadilah anak yang baik, suka membantu orang lain yang sedang kesusahan. Karena jika kamu membantu orang lain maka kamu akan mendapat balasannya. Baegitu juga jika kamu menjahati orang lain maka kamu akan mendapat balasannya pula “
Maka , harun pun membatu bapak tua itu dengan memberikan minuman dan makanan yang ia punyai. Bapak itu pun berterimakasih kepada Harun. Sesampainya di rumah , Harun menceritakan semua kejadian itu kepada ibunya, Maka saat itu ibunya merasa sangat senang dan mengungkapkan rasa bangganya mempunyai anak seperti Harun.

10/17/2009

Selimut Malam untuk Sahabat Ku

Pagi ini jalan raya sedikit lengang, beberapa kendaraan melintas dengan suara mesin yang memekakkan telinga hingga mengganggu acara tidur seorang anak laki-laki dipinggir took yang masih tutup. Anak laki-laki itu adalah Toni.
Toni termasuk anak yang egois, Ia selalu tidak ingin membagi hasil yang ia peroleh. Ia selalu beranggapan bahwa apa yang dipegang dan dipunya itu adalah miliknya.Pagi ini hari yang sangat mengganggu sekali, kenapa tidak. Setiap jam 5 pagi ada saja hal yang membuatnya tidak bias tidur pulas. Setiap hari ia harus selalu menutup telinganya dengan kedua tangan rapat-rapat hingga menggerutukan suara kendaraaan yang memekakkan telinganya.Pernah sekali ia melemper sandalnya ke kucing yang sedang berantam didekatnya.
Karena pagi ini ia tidak bias tidut lagi, maka dari itu ia berangkat untuk berkerja. Bekerja untuk mencari sesuap nasi untuk dirinya dan juga keluarganya namun ia terkadang menyesalkan kehidupan yang ia jalani saat ini. Hingga ia berkata” Ah, kenapa kehidupan saya harus seperti ini. Bekerja memungut sampah Koran-koran berkas yang hasilnya pun tak begitu cukup untuk membeli sesuatu yang saya inginkan. Kenapa hidup tidak selalu adil untuk ku , seandainya saja aku dilahirkan ditengah-tengah keluarga orang terkaya. Mungkin sekarang ini aku sudah punya semua benda yang ku inginkan, hingga rumah untuk tempatku berteduh dan berlindung”.
Hampir setiap pagi, ia selalu berkata hal-hal seperti itu. Namun ia sadar , hal itu pun tak mungkin dan tak akan pernah ia capai karena baginnya miskin tetap saja miskin, kehidupan yang ia jalani saat ini tak akan berubah sampai kapan pun.
Setelah bangun dari tidur, ia bereskan kardus-kardus dilantai yang habis ia pakai untuk tidur. Ia masukkan kardus-kardus itu ke dalam gerobak yang penuh dengan buku-buku dan juga Koran-koran bekas yang siap ia jual ke orang-orang yang ingin membeli. Ia siapkan badannya untuk menyambut cahaya matahari diwajahnya. Ia angkat gerobak dengan kedua lengannya.
Dia merasa ada yang mengganjal ketika mengangkat gerobak itu. Ia tengok ban belakang gerobaknya di bagian kiri. Ia dapatkan sebuah ban bocor dipagi ini. Ia lepaskan gerobak itu , ia hampiri ban yang bocor itu dan berkata “ sial, apa lagi ini. Agh… ada ada saja. Kenapa sih, selalu ada hal-hal yang aneh dipagi ini. Tidak cukupkan dengan suara kendaraan yang berisiknya seperti BOM itu” sambil menendang ban yang bocor itu.
Untungnya 2 hari yang lalu ada dua mahasiswa yang membeli 10 majalah bekasnya. Ia rogoh dan periksa dompet yang sudah rusuh/kumal dikantung sebelah kanan. “ah, uangnya masih sisa 20 ribu. Tambal ban 10 ribu. Nanti untuk makan??!! Masa ia saya makan hanya sekali dua kali??!! Yasudahlah, apa boleh buat, ini gara-garaban bocor sial “katanya dengan kesal.
Dia pun pergi kesebuah tambal ban yang letaknya tak jauh, sekitar 3jam dari tempatnya. Dijalan terkadang ia menggerutukan semua hal yang ia lihat dan ia benci bersama teman senasibnya, namanya iwan.Dia yang selalu bersama sejak Toni menetap dikota ini namun terkadang ia juga merasa kesal dengan Toni. Sebelum pergi,toni pun meminta izin kepada kedua orang tuannya. Sesampainya ditempat tambal ban, ia masih harus menunggu karena tukang tambal ban itu belum datang. Setelah 2 jam , akhirnya tukang tambal ban itu datang juga.
Setelah selesai, toni menghembuskan nafas, ia berharap mendapat uang di pagi ini dan ia pun mulai bekerja.
10 jam Toni sudah berjalan membawa gerobaknya kesana kemari, berharap ada yang membeli atau mendapat buku/koran bekas. Karena hari semakin siang, ia beristirahat disebuah pasar yang hanya ada beberapa pedagang disana. Ia tempatkan gerobakknya dipinggir jalan. Ia berencana untuk pergi membeli minuman lalu duduk sebentar hingga nafasnya teratur dan mendapat tenaga lagi.
Setelah selesai membeli makanan dan minuman, ia duduk dan makan tak jauh dari gerobaknya. Ia sempat melihat seorang anak kecil tengah menghampiri gerobaknya dan memegang buku bekas milik Toni, ia ingin mengusirnya tapi ia berfikir bahwa, “ mungkin anak iatucuma ingin baca saja” dan ia pun mengacuhkannya.
Setelah dirasa cukup untuk beristirahat, ia kembali bekerja. Tanpa sengaja ia melewati kelompok perumahan orang-orang kaya dengan mobil mewah yang mencolok pandangannya. Ditengah jalan ia dihentikan dengan suara anak perempuan.
“hei, mas. Tunggu mas” dengan melambai-lambaikan tangannya
Mata Toni mencari-cari asal suara itu, “ ah, disana”
Kali ini seorang ibu, Ia berharap ibu itu membeli beberapa buku/koran bekasnya.
“ mas, kemari “. Panggilan ibu itu menggerakkan gerobak Toni. Ia mundur, putar, dan maukan gerobaknya.
“ ya, bu. Ibu mau beli/tukar buku!!” tanya Toni
“ Ah. Saya tidak ingin beli buku-buku milik anda”
Toni bingung, ia mengerutkan keningnya.
“Tunggu sebentar, ya!!”. Sahut ibu itu
“bi.. bibi..!!! “ teriaknya terdengar menyakitkan telinga toni
“Ya, bu. Tunggu sebentar “ jawab sang pembantu itu.
Tak lama kemudian pembantu itu keluar dengan membawa kain bergaris-garis hitam putih ditangan kanannya.
“ ini bu…” kata pembantu itu. Dengan menyerahkan kain tersebut ke majikannya.
majikan itu pum memberikan kain tersebut ke Toni.
“ ini buat, mas “
Toni berfikir sejenak dalam hati , ia berkata dengan mengerutkan kening
“ semalam, aku mimpi apa ya, hingga diberikan kain sebagus ini secara gratis. Apa aku sekarang sedang mimpi ya…??? Ah , tidak mungkin !!!”
“hei, kamu mau tidak???” tegurnya mengagetkan Toni.
“ oh, ya. Saya mau. Tapi ini benar-benar buat saya???” kata Toni dengan melihat –lihat kain tersebut.
“iya, … memangnya mas tidak mau kain ini??”
“ya mau bu. Apa lagi dikasih gratis seperti ini” sahutnya
Ibu itu pun masuk kedalam rumah,dan meninggalkan Toni.
“Oh, terima kasih ya, bu…” teriak Toni
Dengan suara pelan ia berkata ,” hah, lumayan. Bisa dapat kain, masih baru lagi. Hmm, tapi kenapa kain baru ini dibuang!! Ah, sudahlah yang penting nanti malam saya tidak lagi kedinginan” kata nya sambil menaruh kain itu ke gerobak.
Dia pun menarik gerobaknya dan berkata, “ hah, dasar orang kaya”
Malam hari tepat pukul 22.30 usai membereskan barang-barang dalam gerobaknya. Sahabat yang baru tiba, menghampirinya. Mukanya terpancar memaksakan keadaan untuk menyapa Toni “ hai Ton….”
“oh, kamu … saya kira siapa!! . Gimana, barang-barang mu laku???” ledek Toni
“ yah, seperti biasa, hari ini tidak ada satu pun yang mau beli.Yang ada malah badan saya pegal-pegal” jawab Iwan dengan menghela nafas dan menjatuhkan gerobaknya.
Iwan mengambil kardus-kardus bekasnya yang ada dalam gerobak lalu menggelarnya ke keramik putih sebagai alas untuk tidurnya.
“ Ton, saya tidur duluan ya… soalnya saya kurang enak badan”
“ yasudah, saya juga ingin istirahat “ jawabnya sambil mengambil beberapa kardus dan kain pemberian ibu itu.
Iwan sempat melihat kain itu ditangan Toni “ Ton, apa itu!!”
“ apa!! Ini??? Dengan memperlihatkan kain itu ke Iwan.
“ya..!”
“ oh, ini kain . Aku diberikan secara Cuma-Cuma oleh ibu-ibu dijalan”
“enak sekali kamu” iri Iwan
“ eh, pinjam dung. Kalau tidak berdua , ya” ledek Iwan
“huh, enak saja. Ini aku dapat susah payah tau!!”
“ ah, pelit kau Ton “ kesal Iwan
Dengan suara yang sangat pelan Toni berkata “ masa Bodo!!” sambil memalingkan badannya lalu mereka berdua pun tertidur.
Pukul 02.14 . Hari semakin larut, Udara semakin dingin hingga Toni menutup seluruh badannya dengan kain. Sebuah kendaraan bermotor melintas. Suaranya menghantam telinga Toni. Dia terbangun. Matanya melihat punggung sahabatnya, Iwan. Tubuhnya menggigil kedinginan. Toni yang melihat merasa kasihan.
Ia teringat akan teman kecil sepermainan di kampung.
Di suatu malam yang tenang, Toni kecil meninggalkan temannya di sawah hingga akhirnya, temannya itu kedinginan dan sakit .Akhirnya temannya itu dirawat dirumah sakit.
Ia terbangun dan melihat keadaan Iwan. Mukanya pucat,berkeringat. Dia berikan kain itu pada Iwan untuk menghangatkannya dan ia pun menemaninya sepanjang malam. Berharap sahabatnya tidak sakit.

9/17/2009

4 semut

" Bangun.. bangun... "
Suara pekerja semut senior menggema di setiap sudut -sudut lubang kamar yang berisi 20 semut pekerja yang masih sangat baru. Suara itu sangat keras sekali sampai-sampai tak ada satu semut pekerja pun yang bisa tahan dengan suara itu. Dan semut senior itu bernama Minik.

Mendengar suara keras tersebut semua pekerja yang masih sangat baru segera berlarian menuju lapangan yang berada dibawah. Ketika itu Minik sedang melihat kerapihan dalam berbaris. Lalu Minik melihat satu pekerja semut baru yang berlari ke dalam barisan.

Minik sangat tidak suka dengan orang yang telat . Maka semut pekerja junior tadi langsung di panggil ke depan.
" Siapa nama mu " tanya minik
" Jul ,Pak " katanya
" kenapa kamu telat " tanya Minik
" maaf pak kemarin malam saya harus membawa makanan untuk ratu " kata Jul
" Oh kalau begitu , sebagai sanksi atas keterlambatan mu. Kamu harus membawa makanan 20 kali lipat dari biasanya" kata Minik
" dan atas kejujuran mu , aku akan menghadiahkan 3 teman yang akan membantu mu" lanjut Minik

Dengan melas Jul pun harus terpaksa mengiyakan dan menuruti.
" DIK, DON, BIL... kemari " kata Minik
" Ya, pak " jawab mereka
" kalian sekelompok dengan Jul . bantu Jul. kalian mengerti " kata Minik
" baik, pak " jawab mereka

"Dik adalah semut yang paling suka menyanyi .namun dia malas sekali jika disuruh bekerja. Sedangkan Don dan Bil adalah semut gemuk yang suka makan. Melihat kelebihan mereka itu Jul pun merasa bingung untuk mengatur mereka.

Sebelum bekerja mengambil makanan, para semut itu dibagi beberapa kelompok.
Minik berkata , " Siapa diantara kalian yang berhasil membawa makanan lebih berat dari tubuh kalian maka, kalian dan kelompok yang berhasil itu akan mendapatkan istirahat selama 1 hari penuh " kata minik dengan jelas

" apakah itu juga berlaku bagi kami ,pak " tanya Bil
" Ya, dan jika kau berhasil , akan aku bebaskan kalian dari hukuman membawa makanan 20 kali lipat itu " kata Minik

Dalam hati Jul sudah sangat senang sekali karena ia akan mendapat libur 1 hari penuh.
dengan segera Jul dan kelompok lain berlarian . Saat berlari langkah Jul terhenti kemudian ia melihat kekanan dan kekiri namun ia tak mellihat DIk, Don , dan Bil . Ketika ia melihat ke arah belakang ia melihat Dik, Don, dan Bil malah berjalan santai.
lalu ia mendatangi mereka.

" Hei , Ayo cepat. Sedang apa kalian disana!! " tanya Jul
" untuk apa Buru-buru. Santai saja " kata Dik
" iya ... lagi pula kita juga belum tentu bisa mendapatkan hadiah itu " kata Bon

" Tapi setidaknya kita berusaha dulu " kata Jul
" yaudah. kita santai saja Dulu. Aku tahu kok tempat yang banyak makanannya " kata Bil
" haa.... " kata Don
" jadi kau tahu ....... kenapa tak kau kasih tahu aku. Aku kan juga ingin " lanjut Don
" jika aku kasih tahu kau , pasti makanan itu sudah kau habiskan terlebih dahulu " kata Bil

maka Jul pun mempercayai kata - kata Bil.
namun setelah tiba disana, mereka tak mendapatkan makanan secuil pun atau sepucuk daun untuk dibawa pulang. Yang mereka lihat hanya sisa-sisa potongan.
Melihat itu Jul pun kesal.Namun Jul tak pernah menyerah untuk mendapatkan makanan itu.

Karena kesabaran dan kerja sama dari mereka semua . Diakhir waktu mereka mendapatkan makanan yang lebih berat dan mendapat makanan yang sangat spesial.

lalu Akhirnya merekalah yang memenangkan hadiah itu.
The End

9/09/2009

Pulau Keselamatan

Dalam kesunyian pagi. Udara yang masih diselimuti kabut pagi. Suara teriakan ayam jago di tetangga sebelah. Beberapa orang berolah raga, melewati halaman depan rumah keluarga Ninda.

Keluarga Ninda terdiri dari 3 orang. Yang pertama adalah ibu Ninda yang bernama ibu Vivi, berusia 30 tahun.Yang kedua adalah ayah Ninda yang bernama pak Henry, berusia 32 tahun Dan yang ketiga adalah Ninda. Ninda adalah anak pertama dari ibu Vivi dan pak Henry, ia berusia 6 tahun.

Keluarga Ninda tergolong keluarga yang hidup dengan sederhana, pekerjaan ibunya adalah sebagai dokter begitu juga dengan pak Henry ( ayah dinda). Setiap pagi, seperti biasanya ayah dan ibunya berangkat kerja lebih awal. Dan ditinggallah Ninda, namun ia tidak ditinggal begitu saja. Ada tiga orang pembantu yang menjaganya.

Mbok Riri,Mbok Tati dan Pak Murdi. Mereka bertiga adalah pembantu setia keluarga tersebut.Hari ini tak seperti biasanya Pak Murdi sangat bersemangat mencuci mobil sebelum digunakan untuk mengantar Pak Henry dan Ibu Vivi lalu setelah itu mengantar Ninda ke TK. Sedangkan Mbok Riri dan Mbok Tati sedang sibuk menyiapkan bekal makanan untuk Ninda.

" Tat, kamu sudah siapkan roti dan selai Nya di meja makan??? " tanya Mbok Riri
( sambil menengok ke arah Mbok Tati )

" Sudah Ri, sudah aku siapkan. Tinggal piringnya saja " jawab Mbok Tati
" yasudah, cepat kamu taruh piring dimeja sana… " kata Mbok Riri
" ya, ini baru ingin disiapkan " sahut Mbok Tati

" Oh iya, tat. Kamu tau tempat makannya Ninda tidak ? " tanya Mbok Riri
" disana… " sahut Mbok tati denagn nada lembut( sambil menunjuk kearah tempat penyimpanan tempat makan yang ada diatas Mbok Riri )

KEMUDIAN….
DINg…DONg…..DINg….DONg…….4x

Bunyi jam dinding, tanda Pak Henry dan Ibu Vivi keluar dari persembunyiannya( kamar). Sebelum mereka pergi , mereka sempat memasuki ruang tidur Ninda (anaknya). Mereka kemudian mencium pipi anaknya. Saat Ibu Vivi mencium Ninda. Ninda pun terbangun dari tidurnya.

" eh, anak Bunda sudah bangun toh " kata Ibunya
( sambil mengangkat Ninda dari kasur lalu menggendongnya penuh kasih sayang)

" uhmm… "
" bunda. Bunda mau ngobatin orang sakit, ya… " tanya Ninda dengan hafal bahwa ibunya ingin berangkat kerumah sakit.

" Iya, sayang … " jawab ibunya dengan nada yang halus

" PAPIIIIII…… " sahut Ninda saat mukanya Pak Henry terlihat dibelakang Ibu Vivi.

Dengan cepat Ninda meminta digendong oleh Pak Henry.

" Ooooo… anak papi yang paling cantik… " sahut Pak henry
" Sini, sama Papi…" kata Pak henry
( sambil meregangkan kedua tangan, untuk mengambil Ninda dari pelukan Ibunya )
" gimana tidurnya. Hmmmm, masih ngompol, ya…. " lanjutnya

" Ngg..gak, Kok…" kata Ninda
" Ninda kan udah gede…. ( dewasa maksudnya menurut versi Ninda ) " lanjutnya


" masa sih Ninda udah gede.. " sambung Ibu Vivi ( sambil menarik hidung yang peseknya )
" iya… " sahut Ninda

" coba sekarang eja nama Ibu dan papi.. " tanya Ibu Vivi dengan sedikit mengajari cara baca

Karena seringNya diajarkan baca oleh Ibu Vivi disaat hari libur bagi Vivi untuk bekerja, maka dengan perlahan dan sedikit mengingat ingat Ninda berkata,

" hmm.. Ve. Ve, iii... vi…. , Vi…… "
" Vii…iii vi…. "
" Vivi… " sahut Ninda

" ih.. Pinternya anak Bunda " sahut Ibu Vivi
" coba,sekarang eja nama papi "kata Vivi

" P , P, aa.. Pa… Pa " kata Ninda (dengan susah payah untuk mengeja )

Walau ibu Vivi tahu bahwa bukan nama itu yang ia maksud. Tapi ibu Vivi membiarkannya.
" P, P, iii.. Pi… Pi " sahutnya
" Pa… Pii… PAPI " lanjutNya

" hm, Ninda salah " kata ibunya
" kan nama Papi. Bukan Papi… tapi siapa… " tanya ibu Vivi
" HeEe…nnnn…. Ry…. "
" Hennn..ri.. " kata Ninda
" yaa… "
" uhhh… " kata ibu Vivi (sambil memencet hidungnya yang pesek)

Kemudian Ninda yang mendengar hanya tertawa geli, dan mencondongkan muka dan badannya kearah pundak sang Papi.

" sudah jam berapa ini. Ayuk, Bunda.. Kita kebawah " sahut Pak henry
(sambil melilhat jam tanganNya)
" ayuk, Ninda. Kita kebawah. Ninda lapar nggak.." ajak pak henry

" Laper. L, L, ala….. "
Kemudian pak Henry dan Bu Vivi saling menatap.

" La. P, P, Epe.. R. Laaa…Per.." lanjut Ninda

SAAT BERADA DIMEJA MAKAN….

" Mbok… " kata ibu Vivi
" Ya.. Saya bu " kata Mbok Riri

" Tolong buatkan Susu untuk Ninda, ya. Ini BotolNya. Tolong dicuci dulu " kata Ibu Vivi
" ya, bu.." sahut Mbok Riri

" Ninda. Papi sama bunda ingin pergi dulu, ya. Nanti jangan bandel. Belajar yang rajin,ya " kata ibunya
" ya.. " sahut Dinda dengan pelan

" nanti ditemenin sama mbok Tati dan Pak Murdi, kok. Yaah.. " kata Ibunya
Kemudian mereka berdua mencium Pipi Ninda, dan pergi lah mereka berdua.

" dah.. Ninda.. " kata Ibunya ( walau begitu, Ibu Vivi tetap saja masih khawatir jika meninggalkannya)

"dah.. Ninda.. " sambung Papinya

Kemudian Ninda yang sedang bersama Mbok Riri melambaikan tanganNya sambil menyedot susu yang telah dipesan oleh Ibu Vivi..


Sebelum berangkat Ke TK. Ninda bermain belajar merangkai dan mengucapkan kata bersama Mbok Tati.Karena sebelumnya mereka diperintahkan oleh Ibu Vivi untuk mengajarkannya sedikit disela - sela waktu istirahat.Maka dengan Senang hati, para pembantu yang baik itu mengiyakanNya. Sedangkan Mbok Riri, berbenah . Membereskan hal - hal yang perlu dibereskan serta menyiapkan segalanya untuk Ninda nanti.

Tak terasa waktu sangatlah cepat bagi mereka berdua (Mbok Tati dan Ninda ).
Dan sang supir (Pak Murdi) pun sudah kembali.

Maka Mbok Tati pun memandikan Ninda dengan air yang hangat. Sang supir yang telah kembali, langsung masuk dan mengobrol dengan Mbok Riri. Dan obrolan mereka berdua didengar oleh Mbok Tati dan Ninda. Karena tempat memandikan Ninda itu tak begitu jauh.

Pak Murdi, selalu saja membicarakan tentang macetnya jalan serta para pengendara motor yang se-enakNya saja menyalip - nyalip.

Setelah itu mereka berangkat ke TK, dimana Ninda akan memulai pertualanganNya yang baru. Bersama anak - anak yang lain. Untuk belajar bersama.

SESAMPAINYA di TK.

Bukkkkk…..

Bunyi suara pintu mobil yang dinaiki Pak Murdi, Mbok Tati dan Ninda. Mereka kemudian turun dari mobil tersebut.

Tiuuuttt…. Tiuuuuttt….

Tanda bunyi kunci alaram mobil yang mereka naiki.

Saat memasuki Tk Mbok Tati mengajak Ninda untuk masuk kedalam. Dan menemui Ibu guru.
Kemudian mbok Tati mengobrol sedikit dengan Ibu guru tersebut.
Nama ibu guru tersebut adalah Ayu.
Ninda yang sedang bingung kemudian melihat ruangan tersebut. Banyak bangku juga meja didepannya serta hiasan di dinding - dinding dan juga ada beberapa anak yang duduk dibangku tersebut.

Karena Ninda agak sedikit terlambat, maka Ninda langsung disapa oleh Ibu guru Ayu.

" halo Ninda… " kata ibu Ayu( sambil memncet hidung yang peseknya )
" Ninda mbok tinggal dulu,ya " kata mbok Tati

awalnya Ninda agak sedikit bingung dan tidak mau ditinggal begitu saja oleh mbok Tati. Namun setelah agak sedikit merayu juga berkata- kata dari mbok dan juga ibu guru Ayu maka Ninda pun setuju. Ia mau duduk. Tapi tetap saja ia gusar, ia selalu melihat Mbok Tati diluar dekat jendela.

Awalnya Ninda bungun saat di TK tersebut. Ia tidak terlalu biasa dengan semua keadaan di TK tersebut. Namun setelah 2-3 hari Ninda pun sudah beradaptasi di TK tersebut.

Di hari ke-4, Ninda sangatlah bersemangat untuk mengikuti semua palajaran.
Saat Kelas dimulai Ninda duduk dibagian tengah. DidepanNya adalah April, Ia adalah anak laki - laki yang Pintarnya sama seperti Ninda. Kemampuan membacanya sudah
lancar, dia juga sudah bisa menulis nama benda dalam gambar.

Ketika Ibu guru ayu mengacak kartu huruf yang berjumlah 4 dengan abjad A, I, N, dan M, untuk merangkai menjadi beberapa kata, dia juga sudah bisa melakukannya. lalu disamping kanan Ninda ada Citra. Disini Citra yang paling menonjol. Namun, yang dimaksud menonjol disini bukan prestasi atau kemampuan membacanya yang meningkat. Jangankan meningkat, berkembang saja belum.

Saat itu pelajaran yang paling disenangi Ninda adalah merangkai kata . Disetiap ada pelajaran seperti itu, Nindalah yang selalu mengacungkan tangan nya terlebih dahulu.

" hayo… " kata ibu ayu
" siapa yang bisa merangkai kata - kata ini " lanjut ibu ayu

" saya… saya bu.. Saya bisa " semangat Ninda menggebu-gebu.

" iya.. Coba Ninda maju kedepan, tulis kata- kata nya di depan, ya.. " jelas ibu ayu

Dengan segera Ninda langsung maju. Teman - teman nya hanya diam menyaksikkan semangat Ninda.

" kalian juga menulis, ya.. Apa yang Ninda tulis " sahut salah satu teman ibu ayu ( sambil berteriak, kemudian berjalan memperhatikan pekerjaan setiap anak )

Teman ibu ayu tersebut adalah ibu guru Wendy.
" Hayo.. Tulisannya yang benar, ya.. " kata ibu guru wendy

Saat Dinda menulis didepan, Citra lagi-lagi mengobrol . Sedangkan temanNya sedang menulis apa yang ibu guru wendy perintahkan. Namun ibu guru Ayu saat itu sedang memperhatikan Ninda yang sedang menulis didepan.

Setelah Ninda selesai dengan pekerjaanNya , Ninda kembali duduk.

" terima kasih Ninda.. " sahut ibu guru Ayu

Saat itu Citra masih saja mengajak ngobrol temannya. Ibu guru Ayu kemudian melihat Citra yang sedang mengobrol.

" sekarang .. umm.. " kata ibu guru Ayu sambil memilih anak untuk mengeja

" coba Citra … " kata ibu guru Ayu
" Citra.. " lanjutNya
" Citra.. Halo Citra…. " sambung ibu guru wendy dengan sedikit mengalihkan perhatian agar mendengar suara Ibu guru Ayu

" eh, tra.. Citra.. " kata Dinda sambil menarik baju Citra
" hmh.. Apa.. Ada apa… " sahut Citra
" itu.. Dipanggil Ibu guru " sambung Dinda

Dengan segera Citra menyudahi obrolannya dan menengok ke arah Ibu guru Ayu.
" halo citra.. Jangan mengobrol dulu, ya….. " kata ibu guru Ayu.
"sekarang.. " lanjutNya
" coba Citra sebutkan huruf yang ibu tunjukkan, ya.. " kata ibu Ayu

“Ini huruf ?” tanya Ibu guru Ayu sambil menujuk sebuah huruf pada papan, bermaksud menguji daya ingatnya.

“Huruf?” Citra balik bertanya pada Ibu guru Ayu.

“Ini M,” kata Ibu guru Ayu setelah melihat Citra kesulitan berpikir.
Dan tanggapan yang diberikannya sungguh menjengkelkan tapi juga menggelikan seperti tertuang dalam percakapan berikut ini.

“Aku tahu itu huruf M,” kata Citra percaya diri.
“Kalau tahu kok yang jawab bu guru,” tanya ibu guru Ayu mulai gusar tapi tetap dengan suara lembut.
“Ya… tadi itu aku lupa,” jawabnya dengan ketus.
Ibu guru Ayu hanya bisa menahan tawa ketika dia berkata demikian.

“Sekarang tulis huruf ini,” pinta Ibu guru Wendy pada mereka. Ibu guru Wendy memang sengaja tidak menyebut huruf yang ia tuliskan pada papan tulis, yaitu huruf “U”.

Ketika kedua temannya sudah mulai menulis, Citra malah tidak menulis. Ketika Ibu wendy tanya, kenapa tidak menulis. Citra menjawab dengan dongkol.

“Ya ya, aku tahu itu huruf “U”, tapi tu aku bingung mau nulis yang mana!” kata Citra

Sontak Ninda dan Apri langsung menoleh pada Citra dengan wajah heran.
“Itu lho Tra yang ditulis,” kata Ninda menunjuk papan tulis, bermaksud memberitahu huruf yang harus disalin.

“Yang ditulis ya huruf U itu,” timpal Apri sambil tertawa kecil, sehingga membuat Ibu guru wendy dan ibu guru Ayu menutup mulutNya yang mulai mencetak senyum.

" Yaa... " sahut semua anak saat pulang

Usai pelajaran, Ninda langsung pulang bersama Mbok Tati dan pak murdi.

Malam hari, seperti biasa Ninda belum ingin mau tidur sekalipun ia disuruh tidur oleh Mbok Tati dan Mbok Riri tetap saja ia tidak ingin tidur. Karena ia ingin menunggu kedua orang tuanya. Namun kali ini kedua orang tua Ninda tidak bisa pulang maka Ninda yang kelelahan akhirnya tertidur. Ia tertidur didepan televisi bersama Mok Tati.

Kini sudah hampir 2 bulan Ninda belajar di TK.
Kali ini Ninda ke sekolah TK bersama Mbok Tati melainkan bersama Ibunya yang tercinta.

" Mbok tati " kata ibu Vivi
" ya, bu.. " jawab mbok Tati
" nanti Mbok gak usah mengantar Ninda dulu, ya. Biar Saya saja yang mengantar Ninda ke TK Mbok istirahat saja dulu " Kata ibu Vivi

" oh.. Iya bu " sahut mbok Tati
( mbok Tati diam sejenak sambil berfikir, " ada apa ya, tidak biasanya ibu mau mengantar " )

Tak lama berselang datang Mbok Riri yang sebelumnya telah bersapaan dengan ibu Vivi kemudian ia menemui mbok Tati. Yang terlihat masih memikirkan , " tidak biasanya ibu mau mengantar Ninda" )

" ada apa toh, tat . Seperti orang yang kebingungan saja " kata mbok Riri
" ah, tidak . Hanya saja , tidak biasanya ibu ingin mengantar Ninda " kata mbok Tati
" oh.. Kirain kamu kenapa " kata mbok Riri
" memangnya kamu tahu , kenapa ibu ingin mengantar Ninda " lanjut Mbok Tati
" ya, tadi itu ibu bilang sama ku. Klo selama 2 minggu ini ibu masuk siang " jelasnya mbok Riri
" hmm.. Jadi saja tidak mengantar Ninda ke Tk selama 2 minggu kedepan, ya " kata mbok Tati
" asyik jadi bisa istirahat dirumah .. " lanjutnya

" hus, jangan bilang gitu " kata mbok Riri sambil menggerakkan serbet kearah depan mukanya mbok Tati
" yasudah, kerja lagi " lanjutnya sambil mencari-cari sesuatu untuk dikerjakan

Lalu ibu Vivi bermain bersama Ninda diteras rumah sambil menunggu waktu untuk berangkat ke Tk dan juga sambil menunggu Pak Murdi setelah selesai mengantar Pak Henry.

" bunda.. " kata Ninda
" ya, sayang.. " sahut ibunya
" bunda kok nggak ngobatin orang sakit .. " tanya Ninda dengan penasaran
" orang sakitnya kan sudah habis, Ninda.. " jawab ibu Vivi dengan candaannya

Tidak terasa waktu sangatlah cepat bagi mereka berdua dan pak supir( pak murdi ) sudah pulang dari kantor Pak Henry ( ayahnya Dinda ).

Kemudian mereka( ibu vivi, Ninda dan pak Murdi/ supir ) semua bersiap siap untuk berangkat ke Tk.

Sesampainya di TK Ninda melihat Citra yang saat itu sedang bermain perosotan. Dengan segera Ninda menarik tangan kirinya yang sedang bergandengan bersama ibunya.Dan bergerak kearah Citra.

" tra, main ayunan, yu " kata Ninda
" ya. Kamu yang dorong, ya.. " kata Citra
" hu' uh… " sahut Ninda

Ninda dan Citra bermain pun bersama. Sedangkan ibunya hanya memperhatikan Ninda yang sedang bermain. Lalu seseorang datang menghampiri Vivi. Setelah tepat didepan Vivi ia berkata,

" Vi… vi…. " kata Orang tersebut sambil menunjuk kearah Vivi.
Vivi pun mengerutkan keningnya sambil menebak - nebak siapa dia.
" hmm.. " sahut Vivi dengan bingung
" ini aku, Witaaa.. " jelas Wita

Namun Vivi masih mencoba untuk mengingat-ingat.
" Witaa..!!! " kata vivi
" iya, masa kamu tidak inget. Kita kan sering bermain basket saat kita SMP dulu " kata Wita sambil menjelaskan masa - masa mereka di SMP

" Oh, iya… aku baru inget. Aduh maaf, ya " kata Vivi
" eh, kamu gimana kabarnya ?? " lanjut Vivi mencoba untuk menutupi kesalahanNya
" aku, baik…. Kamu sendiri gimana!!!! " kata Wita

Kemudian mereka saling bercengkrama. Sambil bercerita tentang masa-masa remanja dulu.
Namun pelajaran di TK hampir segera dimulai maka Ninda, Citra beserta teman-teman Citra dan Ninda yang lain pun disuruh masuk oleh Ibu guru Wendy.
kemudian Ibu guru Ayu ,mendekati Citra dan Ninda.

" Ninda, hayo masuk.. " kata Ibu guru Ayu
" Citra juga… ayo cepat.. " lanjutnya dengan penuh kesabaran

Namun seperti biasa, Citra yang sangat aktif itu sangat sulit sekali jika harus disuruh masuk kelas.Sampai - sampai ibu guru Ayu harus membujuknya setiap ingin masuk kelas.

Saat itu ibu guru Ayu menyuruh masuk kelas. IbuNya Ninda , Wita dan semuaNya bergerak keluar. Agak tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar Putra-putri mereka.

Saat itu Vivi dan Wita masih saja mengobrol,

" Wit, anak mu belajar disini juga " tanya Vivi
" ya.. " jawab Wita
" anak mu yang mana, Wit " tanya Vivi lagi dengan rasa ingin tahu

" itu ,yang tadi bermain dengan anak mu di ayunan.." sahut Wita
" Ou.. " kata Vivi

Saat pelajaran Di TK usai, Vivi dan Wita Menemui Putri mereka. Saat itu guru Ayu dan guru Wendy mengantar anak murid mereka kedepan gerbang.

Saat Vivi dan Wita sedang menunggu di gerbang Vivi melihat guru Ayu,

" Ayu .." kata Vivi
Kemudian guru Ayu pun langsung melihat kearah Vivi
" eh, VIVI … " sahut guru Ayu
Maka mereka saling berpelukan karena sejak remaja dulu mereka sangat bersahabat.

" kamu apa kabar.. Kamu sekarang mengajar disini " tanya Vivi dengan wajah senyum manisnya dan senangnya karena ia telah bertemu teman sejatiNya yang telah lama menghilang.

" aku baik. Ya.. Begitulah… " jawab guru Ayu dengan lembut.
" kamu sendiri bagaimana ?? " lanjut Ayu
" aku baik " kata Ayu

" eh, Wit . Kamu kok nggak memberitahukan saya kalu Ayu mengajar disini, tadi " tanya Vivi dengan menyalahkan Wita.

" Oh iya, aku lupa. Maaf ya… " jawab Wita
" habis tadi itu aku keasyikan ngobrol sih… " lanjut Wita sambil menutupi kesalahannya

Ninda dan Citra yang sedang bersama kedua orang tua mereka hanya bisa melihat lihat ibu-ibu mereka.

" bu Bu ibu… , ayo pulang bu… " ajakan Citra kepada ibunya
" iya.. Nanti dulu . Ibu lagi ingin mengobrol sama temen ibu " sahut Wita( ibunya)
" huu h " tanda kesalnya Citra

Karena kesal Citra pun mengajak Ninda bermain Perosotan.
" Nda, main prosotan, yu "

Kemudian Ninda yang masih ingin bermain, berkata kepada ibunya,
" bunda bunda , aku main prosotan dulu, ya " tanya Ninda dengan menarik narik baju Vivi
" yasudah, tapi hati-hati, ya " jawab ibu Vivi

Karena mendapat persetujuan dari ibuNya, maka Ninda dan Citra pun bergerak ke tempat Prosotan tersebut.

Maka Vivi, Wita dan juga guru Ayu melanjutkan obrolan mereka yang terhambat karena keinginan dari Ninda dan Citra.

Citra yang bergerak menuju kearah prosotan tadi melilhat April sedang bersama ibunya. Sepertinya April ingin segera pulang bersama ibunya. Kemudian Citra menegur April,

" April.. Main prosotan, yu " tanya Citra bermaksud ingin mengajak

Kemudian April yang ingin ikut bermain meminta izin dulu kepada ibunya,
" mah mama.. April boleh main disana gak.. " tanya April

Kebetulan saat itu ibunya April melihat kearah ibu Vivi, ibu Wita dan guru Ayu. Dalam fikiran ibunya April mereka pasti sedang bergosip. Maka dengan segera ibunya April pun ikut mengumpul disana.

Maka April merengek lagi sama ibunya,
" mah April main prosotan, ya " kata April
" yasudah , tapi jangan nakal, ya " sahut ibunya
" ya " kata April.

Kemudian Citra, Ninda dan Apri bermain bersama.

Tidak terasa waktu sangat cepat sekali. Maka Ninda , Citra dan April pulang kerumah.

Tapi kali ini Citra dan April tidak langsung pulang kerumah. Mereka diajak oleh ibu mereka untuk main kerumah Ninda. Begitu juga dengan ibu guru Ayu. Citra pun yang saat itu tahu bahwa mereka ingin kerumah Ninda langsung senang.

Sesampainya dirumah Ninda, Citra segera keluar paling pertama. Ia senang sekali karena baru kali ini ia kerumah seseorang. Ia langsung bergegas masuk paling awal.Begitu juga April, Namun April bersikap biasa-biasa saja.

" Tra main rumah-rumahan, yu " kata Ninda
Kemudian Ninda langsung memamerkan mainanNya yang ia punya.

Selama 3 jam mereka bermain, dirumah Ninda. Begitu juga dengan Wita, guru Ayu ,dan ibunya April.

Sampai suatu ketika Wita mengajak Vivi, guru Ayu dan ibunya April jalan-jalan ke Jepang pada liburan bulan besok. Karena kebetulan saat itu suaminya sedang ada dinas di Jepang selama 3 hari. Ketika itu suaminya menyuruh Wita ( Istrinya ) pergi bersamanya untuk sekalian berlibur disana.

Ketika itu Wita ingat tentang liburannya ke jepang, ia langsung menelpon suaminya. Wita berkata untuk mengikut sertakan 3 temannya beserta anak-anak temanNya ke Jepang. Saat itu suamiNya langsung menyetujuiNya.Walau pun pada awalnya tidak setuju. Maka diajaklah mereka semua ke Japang.

Sebelum ibu guru Ayu, Vivi dan ibunya April meniatkan untuk berangkat kesana mereka meminta izin terlebih dahulu kepada suami-suami mereka. Dan setelah dipastikan mendapat izin barulah mereka meniatkan untuk pergi ke Jepang.

BULAN BERIKUTNYA…….

Malam sebelumNya Vivi, segera membereskan barang - barang untuk dibawa ke Jepang.Begitu juga dengan Ninda, Ia sangat berantusias merapihkan baju-bajuNya ketika melihat bundaNya bersemangat.

Sebelum berangkat, ibu Vivi menelpon ibu guru Ayu, Wita, dan ibunya April.
Pertama ia menelpon sahabatnya yang paling dekat,

" halo Ayu " kata Vivi
" ya, VI " jawab guru Ayu
" gmana!! Kamu sudah siap berangkat blom" tanya Vivi
" udah.. Emang kamu udah siap " balik tanya guru Ayu
" ya sudah dong. Perlu aku kerumah mu, untuk kerumah Wita " tanya vivi

" gak.. Gak usah. Aku sudah sampai di rumah Wita , ko' " jelas guru Ayu
" oh, ada siapa saja disana " lanjut tanya Vivi
" Udah ko' semua sudah ada disini. Kamu kesini saja, Vi " kata guru Ayu
" oh, Iya iya " kata Vivi
" yasudah , aku langsung kesana " lanjutNya

Sesampainya di rumah Wita. Mereka langsung berangakat ke Bandara.

Sesampainya dibandara mereka harus menunggu untuk beberapa menit.
Saat itu Citra langsung berkata,

" Citra udah pernah naik pesawat terbang DONG.. " kata citra
" aku juga, aku pernah naik pesawat yang gede " sahut April
" nda, kamu pasti belom pernah naik pesawat, kan " tanya April dengan sedikit meledek Ninda

" belom, Nda lom pernah naik pesawat " kata Ninda dengan jujur
" tapi tapi.. Eh, eh, tra. Aku udah pernah liat pesawat yang kaya Capung . Gede dah pesawatnya " sahut Ninda tak mau kalah

Lalu terlihatlah oleh mata April pesawat terbang berwarna putih sedang bergerak memutar.
" eh.. eh… tra.. Tu tu tu.. Pesawatnya " kata April sambil menunjuk kearah posisi pesawat itu berada.

Kemudian Citra dan Ninda langsung bergerak kearah dimana April menunjuk.
" mana mana mana.. " sahut Citra
" iya, mana mana.. " sambung Ninda

" Oiya tuh pesawatNya " kata Citra
" gede banget " kata April

Kemudian Vivi , Wita, ibunya apri dan ibu guru Ayu hanya menunggu dan mengobrol. Namun ketika Ibu guru Ayu yang duduk di dekat anak- anak , memperhatikan ocehan Citra Dkk. ia hanya tersenyum manis sambil mengusap kepala Citra Dkk ketika mendengar ocehan mereka.

Lalu terdengarlah suara dari operator Bandara yang menjelaskan bahwa Pesawat untuk tujuan Jepang akan segera berangkat.

Maka semua nya pun bersiap-siap menuju tempat pemeriksaan tiket dan dilanjutkan dengan menaiki pesawat.

Setibanya didalam pesawat, mereka segera mencari tempat duduk. Saat itu mereka duduk tak begitu jauh.

Saat itu, April merengek kepada ibunya,
" ma Mama, April duduk disitu, mah.. " kata April
" udah, kamu duduk disitu saja " larangan ibunya
" Uuu hu.. " kata April dengan mukanya yang ditekuk

Ketika itu, suasana didalam pesawat sangat ramai karena banyak penumpang yang masih mencari tempat duduk Nya. Beberapa menit kemudian suasana menjadi agak sedikit tenang. Kemudian datang salah seorang Pramugari yang bergerak kearah depan. Lalu Ninda yang sedang melihat-lihat sekelilingnya terganggu dengan Pramugari yang telah lewat tadi.

Kemudian Pramugari tersebut menjelaskan sesuatu kepada para penumpang sebelum pesawat lepas landas.

Beberapa menit kemudian, perlahan-lahan pesawat mulai tinggal landas. Namun kala itu Ibu guru Ayu yang duduk disamping Vivi merasakan parasaan yang tidak enak. Karena baru pertama kali ini dia naik pesawat terbang. Kemudian Ibu guru Ayu berkata,

" Vi, " kata Ayu
" ada apa, yu " tanya Vivi
" kanapa perasaan ku jadi tidak enak ya.. " tanya Ayu
" nggak enak gimana??? " tanya Vivi
" nggak tahu ni, Cuma ngerasa nggak enak aja " jawab Ayu
" ah, mungkin Cuma perasaan mu saja " kata Vivi

Tak lama kemudian , seperti kebanyakkan pesawat terbang yang ingin tinggal landas, pesawat itu pun agak sedikit bergetar dan hal itu membuat ibu buru Ayu menjadi tambah panik.

Dengan cepat, tangan kiri nya memegang bagian atas tempat duduk, dan begitu juga dengan tangan kananNya .Namun tangan kanan ibu Ayu tidak memegang bagian atas kursi tempat duduk itu malainkan memegang tangan kiri Vivi.

Namun geratan itu tak berlangsung lama dan beberapa menit kemudian getaran itu pun selesai.

Setelah getaran itu usai, suasana didalam pesawat saat itu sangat tenang.Ninda dan April pun tertidur.Lalu beberapa Pramugari mandar-mandir dari depan kebelakang sambil menawarkan sesuatu kepada para penumpang.

Citra yang saat itu sedang melihat awan putih yang melayang di luar jendela, langsung mengalihkan pandangannya kearah Pramugari yang sedang manawarkan makanan kearah ibunya.

Pramugari itu berbicara sangat sopan sekali.

Tak terasa sudah 3 jam lamanya pesawat itu terbang meninggalkan negara Indonesia.
Namun disaat semua penumpang sedang istirahat, tiba-tiba pesawat bergetar kembali dan terbang agak sedikit rendah. Dan hal itu membuat Ibu guru Ayu semakin Khawatir.

Kali ini getaran itu berlangsung lama. Sehingga membuat semua penumpang menjadi panik. Begitu juga dengan Ibu Ayu dan yang lainnya. Lalu salah seorang pramugari berjalan cepat dari arah belakang. Sepetinya pramugari tersebut ingin memasuki ruang kemudi pesawat untuk mengecek keadaan disana.

Salah satu Pramugari yang satu, berusaha untuk menenangkan panumpang. Setelah beberapa menit kemudian Pramugari yang sebelumnya masuk kedalam ruang kemudi kini telah keluar. Kemudian ia mencoba untuk menenangkan penumpang, sama seperti Pramugari yang lain.

DIDALAM RUANG KEMUDI / KENDALI

Dalam keadaan bergetar, para Pilot berusaha untuk menstabilkan pasawat tersebut. Namun kurang berhasil. Salah satu Pilot mengecek keadaan, mulai dari tenaga mesin sampai bahan bakar. Setelah dicari, ternyata penyebabnya adalah kebocoran bensin. Bensin bagian pesawat sebelah kiri mengalami kebocoran. Sehingga mereka harus mengatur supaya pesawat tetap stabil.

Mereka juga harus mencari tempat pendaratan. Namun hal itu tidak mungkin karena pesawat telah berada diatas lautan.

Kemudian salah satu Pilot menlihat seekor burung yang tengah terbang rendah.
Tak lama berselang. Mesin bagian kanan meledak.

BOOOOmmmm….

Semua panik setengah mati, ada yang membaca do'a, ketakutan dan lain sebagainya. Disaat keadaan kacau- balau tersebut. Para Pramugari berusaha sekuat mungkin untuk memberitahukan penumpang untuk memakai pelampung. Karena besar kemungkinan Pasawat jatuh kedalam air laut.

Dalam keadaan seperti itu, yang paling susah adalah Ibu guru Ayu. Karena ia panik dan ketakutan . Vivi berusaha keras untuk menenangkan Ayu dan mencoba untuk memakai rompi pelampung.

Dan dengan cepat Pesawat menukik tajam kedalam air. Ninda yang bingung dan juga ketakutan langsung menutup mata. Kemudian pesawat masuk kedalam air. Ninda ketika itu masih menutup mata. Namun ia bisa merasakan air dari seluruh tubuhnya dan sekejap pandangan pun menjadi gelap.

SAAT SADAR..

Ketika Ninda tersadar, ia melilhat langit yang hitam penuh dengan bintang-bintang yang terhapar. Kemudian ia merasakan air menyentuh kulit tangan dan kemudian menghilang . Setelah itu Ninda merasakan pasir kasar ditanganNya. Ia melihat kearah kanan. Disana ia melihat ibu guru Ayu dan di kiri, ia melihat Citra . Ia pun bangun dan dikiri Citra ia melihat April . Mereka masih dalam keadaan Pingsan.

Sehingga ia dengan segera menggoyang - goyangkan badan citra.

" tra tra.. Bangun tra.. " kata Ninda
kemudian ia beralih kekanan.

" bu bu… bu guru.. Bangun Bu… " lanjut Ninda


Saat itu yang pertama sadar adalah ibu guru Ayu. Lalu guru Ayu tersadar dan melihat sekililing. Kemudian guru Ayu membangunkan Citra dan April


Setelah tersadar mereka telah berada disebuah pulau. Disana terdapat pohon-pohon yang sangat lebat sekali.

Ketika itu ibu guru Ayu berfikir bahwa tempat tersebut tidak ada penghuninya. Namun ketika ibu guru Ayu berjalan maju kedepan ia dikejutkan dengan suara berisik dari balik pohon.

Dengan segera ibu guru Ayu mundur kebelakang dan berusaha untuk melindungi Citra, Ninda dan April. Tiba-tiba dari semak yang bergerak itu keluarlah sesosok manusia kerdil. Manusia kerdil tersebut berbadan agak mungil dan tidak mengenakkan pakaian. Ia hanya mengenakkan pakaian seperti celana pendek yang sama seperti pakaian ayahnya citra saat ingin berolahraga.

Mulanya ibu guru Ayu dan yang lainnya sempat ketakutan melihat manusia kerdil tersebut. Namun ketika manusia kerdil tersebut mencoba untuk menyapa mereka dengan perlahan dengan gaya bahasanya. Namun Ninda bergerak agak maju. Ia mencoba untuk memahami dan ia mencoba untuk meyakinkan bahwa manusia kerdil tersebut tidak berbahaya. Dengan sangat perlahan-lahan Ninda mendekati manusia kerdil tersebut.

" Nin.. Ninda.. Jangan .. " kata guru ayu mencoba untuk melarang

Dan akhirnya Citra, April menampakkan keberaniannya. Ibu guru yang awalnya merasa khawatir dan takut. Kini ia mencoba untuk memberanikan diri.

Kemudian manusia kerdil tersebut mulai mengisyaratkan dengan gaya bahasanya kepada Citra, Ninda, April dan ibu guru Ayu. Manusia kerdil tersebut mengajak mereka kesebuah tempat.

Kemudian mereka memasuki semak-semak.Tak lama kemudian mereka melihat sebuah tempat yang membuat mereka terkejut.

Ditempat tersebut terdapat air terjun, airnya mengalir dan didalam air tersebut terdapat berbagai macam ikan yang sangat unik. Dan berbagai macam hal-hal yang membuat Citra, Ninda dan April meresakan sebagai dunianya.

>>>
Kemudian ibu guru Ayu melirik ke kiri dan sungguh terkejutnya dia karena ibu guru Ayu melihat manusia kerdil dikirinya. Ketika itu manusia kerdil tersebut tidaklah sama dengan manusia kerdil yang ibu guru Ayu dan yang lainnya lihat. Manusia kerdil tersebut memakai pakaian yang hampir sama seperti April dan yang lainnya.

" Aaaaaa….. " teriak ibu guru Ayu dengan terkejut
" Si si siapa kamu!!!! " tanya guru Ayu dengan bingung dan takut
" Tenanglah, " kata manusia kerdil itu
" silahkan masuk terlebih dahulu " lanjutnya
" Ta ta tapi…" kata guru Ayu
" Ayo bu guru, kita masuk " kata Ninda

Kemudian mereka masuk melalui sebuah pintu yang agak sedikit pendek dari tinggi ibu guru Ayu. Maka guru Ayu pun masuk dengan badan sedikit membungkuk. Ketika mereka masuk, mereka dikejutkan dengan semua yang ada didalam ruangan tersebut.

Semua berisikan para manusia kerdil yang unik-unik. Ruangan tersebut sangat luas. Segala macam buah - buahan ada didalam ruangan itu, tertata dengan rapi . Banyak dari manusia kerdil tersebut yang memetik buah tersebut.

Ibu guru Ayu dan yang lainnya menuju sebuah halaman yang unik. Dimana terdapat meja dan kursi yang ditempatkan dihalaman rumah.

" Silahkan duduk " kata manusia kerdil tersebut
Kemudian salah satu anak perempuan dari manusia kerdil itu memberikan 1 (satu) buah yang mirip seperti jeruk ke Ninda dan Ninda pun menerima. Lalu ia berkata ,
" terima kasih "

Ibu guru Ayu masih tidak percaya apa yang dia lihat dan manusia kerdil itu berkata,
" Yah. Pasti kau bingung dan kenapa kau bisa ada disini, bukan " kata manusia kerdil itu

Kemudian ibu guru Ayu menengok kearah manusia kerdil tersebut.
" Baiklah, sebelum itu perkenalkan saya adalah DOO. Salah satu dari mereka dan yang tadi menyapa kalian pertama kali adalah GOO. Ia adalah sepupuh saya. Dan anak perempuan tadi adalah VII. Ia adalah anak tetangga disebelah sana " kata DOO dengan jelas

" lalu tempat apa ini !! " tanya guru Ayu
" ini adalah Pulau Keselamatan !! " jawab DOO
" Pulau Keselamatan ??? " tanya guru Ayu lagi
" ya !! " kata DOO

Lalu Citra melihat anak - anak manusia kerdil bermain dengan menutup mata salah salah satu anak yang lain. Melihat itu mereka segera menghampiri anak - anak manusia kerdil tersebut.
" hai Tra.. Mau kemana? " tanya April
" kesana " sahut Citra dengan menunjuk kearah anak-anak yang sedang bermain tersebut
" Tunggu, aku ikut " kata April

Ninda kemudian melirik kearah Citra dan April yang melompat dari tempat duduknya. Kemudian Ninda menarik - narik baju guru Ayu.
" Bu bu " kata Citra
" Ya, Ninda " kata Guru Ayu
" Nda boleh main kesana tidak " tanya Ninda
" hmm " fikir guru Ayu
" tidak apa- apa. Mereka tidak akan melukai " kata DOO
Dengan sedikit menimbang-nimbang perkataan DOO maka guru Ayu membiarkan Citra, April dan Ninda bermain.
" ya, kau boleh bermain " kata guru Ayu

Kemudian guru Ayu dan DOO melanjutkan perbincangannya.
" Oh ya. Apa maksud mu dengan membawa kami kesini " tanya guru Ayu
" sebenarnya, kami tak bermaksud membawa kalian kesini. Kalian sendirilah yang membuat kalian datang kesini " jelas DOO
" Apa maksud mu!!! " tanya guru Ayu
" Apa kau tahu, dimana kalian sebelum ini " tanya DOO
Guru Ayu pun mulai membuka memorinya dan ia menyadari apa yang terjadi saat itu.

" ya, benar. Seharusnya kalian sudah mati sekarang ini " kata DOO dengan memperkirakan jawaban dari guru Ayu.
" Lalu mengapa kami masih berada disini ? Tanya DOO
" sebenarnya kami tak ingin membawa kalian kesini. Hanya saja teman kalian yang kecil itu melihat salah satu dari kami saat kami ingin menolong kalian. Jadi kami tak bisa membawa kalian ketempat asal kalian " kata DOO
" kami harus merahasiakan diri kami sendiri kepada kalian agar sejarah kehancuran itu tak terjadi " lanjut DOO
" SEJARAH KEHANCURAN ?? " tanya ibu guru Ayu
" Ya, peristiwa dimana para penduduk kami dihancurkan oleh keserakahan manusian seperti kalian " kata DOO
" maksud mu kami dulu…. " kata guru Ayu
" Maafkan kami.. " lanjut guru Ayu
" ya sudah itu kejadian yang telah lalu " kata DOO
" jika begitu.. Kami bisa keluar dari sini " kata guru Ayu
" tidak, saat ini kau tidak bisa keluar dari sini sebelum kalian berjanji untuk merahasiakan tentang kami " kata DOO
" baiklah kami berjanji dan bersumpah " kata guru Ayu
" kalau begitu… untuk keluar dari sini hanya kalian sendirilah yang bisa membuka pintu tersebut " kata DOO
Kemudian DOO menunjukkan tempat pintu tersebut.
" kemari, ikutilah saya " kata DOO
kemudian ibu guru Ayu memanggil Citra , Ninda April.
Namun karena asyiknya bermain Citra, dan April tidak langsung menjawab perkataan ibu guru.Maka guru Ayu mendatangi mereka.

" April, Citra. Ayo ikut ibu dulu, nanti mainnya bisa dilanjutkan lagi "
seperti biasa bagi guru Ayu yang paling susah untuk diajak kerja sama adalah Citra. Sampai-sampai guru Ayu harus membujuk berulang-ulang kali dan sedikit mengeluarkan nada agak sedikit keras kearah Citra.

Setelah Citra berhasil dibujuk dan mau menuruti perkataanibu guru Ayu, maka mereka menuju kesebuah goa. Ketika DOO melangkah masuk kedalam batas tempat masuk goa tersebut Api yang berada di sudut kaman dan kiri langsung menyalah secara berurutan.

Kemudian mereka masuk dan menuju kesebuah batu besar dan bulat ketika itu DOO berkata,
" PULAU KESELAMATAN"
maka pintu tersebut terbuka . Namun yang terlihat hanya ruang kosong saja.
" Dimana. Apakah ini tempat menuju tempat tinggal kami " kata guru Ayu
" Tidak mungkin!!! Seharusnya pintu ini bisa bekerja " Kata DOO
Ninda, Citra, Dan April yang mendengarmereka terkejut hanya bisa bengong tak tahu apa-apa tentang apa yang DOO dan guru Ayu katakan.

Lalu DOO melihat tempat kristal biru yang telah hancur.

" Ohhh... Pantas " kata DOO
" kenapa ??" tanya guru Ayu
" kristal Biru ini telah hancur " kata DOO
" Kristal BIru?? apa maksud mu dengan kristal Biru " kata guru Ayu
" kristal ini adalah alat untuk membuka jalan ke dunia kalian "
" lalu kami tidak bisa kembali tanpa adanya kristal Biru itu " kata guru Ayu
" TIdak , kalian masih bisa . Tapi hanya saja kalian harus mendapatkan kemabali Kristal Biru tersebut " kata DOO

" bagaimana caranya ??" tanya guru Ayu
" dipuncak gunung salju. Disana kalian akan mendapatkannya " kata DOO
" baiklah, Aku akan kesana " kata guru ayu
" tidak, bukan kau yang kesana. Tapi ketiga anak inilah yang boleh pergi kesana " Jelas DOO
" Apa !! Tapi mereka masih terlalu kecil " kata guru Ayu
" tak apa. mereka akan di temani oleh GOO " kata DOO

" tapi tetap saja mereka.... masih.... "
" hanya itu syaratnya "
Dengan bimbang guru Ayu pun hanya bisa pasrah.Guru Ayu pun melepaskan anak-anak.
Kemudian mereka berjalan keluar. Mereka bersiap-siap untuk pergi kegunung salju.
" Perjalanan menuju gunung salju itu sangatlah mudah sekali " kata DOO
" kita hanya perlu berkonsentrasi, menyatukan Fikiran kita, Lalu kita fokuskan semuanya ke gunung salju " kata DOO

namun tiba- tiba Ninda menarik-narik baju guru Ayu.
" bu.. bu.. " kata Ninda
"ada apa Nda " sahut guru
" Ni .. bu.. Nda tadi dapat kya gini " kata Ninda
" Apa itu " tanya guru Ayu
" Astaga... " kata DOO
" Itu... itu.. kan Kristal BIru " lanjut DOO

Maka dengan segera mereka semua pun terkejut. Lalu mereka segera menuju goa dan DOO meletakkan Kristal Biru tersebyt ketempatnya dan Pintu keluar pun bereaksi. Kemudian mereka pulang ketempat mereka.

namun sebelum itu mereka ( CItra, Ninda, April dan guru Ayu) diberitahukan bahwa semua orang yang berada didalam pesawat itu telah selamat.

Mendengar kabar baik itu guru Ayu dan yang lainnya pun merasa sangat senang dan berterima kasih kepada DOO dan juga manusia kerdil lainnya.

THE END

7/22/2009

PEDANG


Pagi yang cerah untuk berjalan-jalan.Dimana di setiap orang keluar dengan membawa anjing dan terkadang ada pula yang bersama keluarga.Kala itu ada seoarang yang yang baru pindah dan menempati rumah yang telah ditinggalkan begitu saja oleh penghuni yang lalu.Seseorang yang baru pindah itu adalah LOPUS.Ia kini telah menempati rumah itu,Saat tiba di rumah itu ia segera membereskan barang-barang nya ,serta menempatkan barang-barang itu sesuai dengan tempat dan fungsinya.Kala itu hanya dia saja yang membereskan barang-barang itu sendiri.

Setelah selesai ia bereskan dan ia tempatkan sesuai dengan tempatnya.Ia segera istirahat sejenak ,namun karena kelelahan ia pun tertidur di kasurnya.
Saat terbangun dari tidur,ia sempat berdiam diri dan termenung sejenak.Kemudian ia bangun dari tempat tidur nya.Karena ia merasa lapar maka ia pun pergi keluar untuk membeli makanan di supermarket terdekat,

saat menuju jalan raya ,ia melihat sebuah mobil yang berlari kencang dari arah kanan.Ia sempat menggelengkan kepala nya kekanan dan kekiri sambil melihat apakah ada mobil yang lewat .Karena jalan sudah dirasa sepi dan sudah bisa dilewati nya,maka ia pun menyeberang .Namun saat berada di tengah jalan.Tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah kanan nya .Motor itu berlari cepat sekali sehingga Ia pun tidak bisa menghindar lagi dan …..

BUZzzzz…….

Tertabrak lah si LOPUS itu .

Badan nya terpental jauh lalu tangan kiri nya patah,serta badan sebelah kiri nya hancur karena di hantam dengan sepeda motor itu.

Sang pengendara motor itu pun juga telah tewas.

Saat terjadi tabrakan itu,waktu seakan berhenti dan Lopus pun seakan ditarik dari belakang. saat itu ia jatuh ke aspal dan kemudian ia melihat -lihat tangan dan tubuh nya sendiri.selang beberapa detik ia berdiri dan melihat kearah depan .Saat itu ia melihat seorang terkapar bersimbah darah di jalan,saat ia dekati ternyata ia melihat dirinya sendiri.Ia terkejut ,ia tidak percaya apa yang sedang ia lihat.

Ia melihat diri nya sendiri.kemudian kaki kirinya sempat mundur satu langkah kebelakang .Namun tiba-tiba ia terhisap kebelakang oleh sesuatu .

Ia semakin terhisap kebelakang dan terus terhisap semakin jauh.

Kemudian ia terangkat keatas

diatas sana terdapat sabuah lubang hitam yang menyedot nya keatas .

Ia pun masuk kedalam lubang hitam itu.

Sesampainya di dalam lubang hitam itu.Ia sungguh terkejut ,di depan ia melihat api yang menjulang tinggi keatas dan ditengah-tengahnya ia melihat seuntai benang hitam yang panjang sekali.Dan didepannya lagi ia melihat sebuah cahaya terang,di sana terdapat pintu untuk memasukinya,tempat itu sangat lah indah sekali,keindahannya tidak bisa dibandingkan dengan wanita manapun dan BUMI manapun di dunia Lopus saat ia tinggal.Disana sempat terlihat oleh LOPUS taman yang luas dengan pohon yang seolah -olah terhias karena cahaya terang itu.Saat itu ia ingin kesana dan memasuki tempat itu.

Baru saja ia berdiri dan kakinya melangkah kedepan,tiba-tiba muncul seseorang dari kanannya.Lopus pun terkejut.Karena orang yang tiba-tiba hadir di sampingnya itu sangat lah aneh,ia berbentuk manusia namun ia mempunyai sayap dan lagi pula badannya sangatlah besar sekali.

Orang itu bernama,RYPTY
Kemudian ia menjelaskan semua nya tentang apa yang Lopus lihat kala itu.Ia berkata bahwa,api itu adalah HELLHOLE (lubang neraka) sedangkan untaian benang yang berada di tengah itu adalah jalan menuju Heaven ( surga),dan Heaven itu adalah cahaya putih yang ia lihat tadi.Saat itu Lopus menyadari bahwa ia tengah berada di alam kematian.Saat Lopus termenung dan melihat ke depan menyaksikan sesuatu yang tak bisa ia bayangkan sebelumnya,Rypty pun berkata,

"Kau tak kan bisa kesana saat ini".

Kemudian Lopus yang mendengarnya melihat kearah Rypty dan berkata,"KENAPA???". Dengan nada heran juga penasaran.

"karena kau harus menyelesaikan tugas yang harus kau selesaikan terlebih dahulu" kata Rypty.

Dengan pensaran Lopus berkata," Tugas…".
"Ya…". Jawab Rypty

"Lalu ,apa tugas KU". Tanya Lopus
"kau harus mengambil sebuah pedang yang telah jatuh ke Hellhole itu". Jawab Rypty

Dengan mengerutkan keningnya ,Lopus berkata,"PEDANG".

"ya". Jawab Rypty

Kemudian ia menjelaskan asal usul dari pedang itu.Rypty berkata bahwa pedang itu adalah pedang yang awalnya dimiliki Raja iblis yang digunakan untuk melawan semua penghuni surga dan menjadikan kekuasaan atas langit juga seluruh isinya sebagai miliknya.Namun sebelum hal itu semua terlaksana ,ia telah dimusnakan.Saat semua telah dikira selesai ,ia bangkit kembali karena inti dari diri nya itu masih hidup,Intinya itu adalah pedang yang dimilikinya.Karena itu ia harus dijauhkan dari pedangnya.Setelah itu ia beserta pedangnya dipisahkan di tempat yang berbeda,iblis itu di buang kebumi dan pedang itu disegel di surga tingkat paling tinggi.
Namun suatu hari ada seorang dari penghuni surga itu mengambil pedang yang telah disimpan dan membuka segel yang ada di pedang itu.Kini pedang itu merasuki penghuni surga tsb dan pedang tsb sedang mencari pemilik nya yang sah ke dalam HellHole.

Kemudian Lopus berfikir sejenak.
Setelah beberapa menit kemudian ia memutuskan untuk mengemban tugas itu.

Ia berkata,"baik lah, akan aku lakukan…ayo kita pergi".
Baru ingin melangkah ,Lopus pun dihentikan dengan suara Rypty.
Dan Rypty pun berkata,"tunggu dulu, kau tidak akan bisa pergi kesana dengan keadaan mu saat ini."
Kemudian Rypty mengeluarkan sebuah kitab hitam dari tangan nya.
Lopus pun berkata dengan rasa ingin tahu," apa itu….."
Rypty pun menjawab, " ini adalah DEVILNOTE".
Kemudian Rypty menjelaskan dengan singkat tentang buku itu.Ia berkata bahwa buku ini adalah yang akan membuat Lopus dapat memasuki HellHole itu.

Kemudian Rypty mengeluarkan sebuah pengsil dan membuka buku itu.Lalu Lopus pun disuruh menuliskan nama nya didalam buku itu.
Setelah itu Rypty memegang kepala Lopus dan ia menyuruh Lopus untuk menutup mata nya kemudian Rypty meniup kepala Lopus.

Awalnya tidak teras apa-apa bagi Lopus ,namun setelah beberapa detik kemudian ia merasakan sedikit rasa sakit dibagian kaki,selanjutnya badan ,rasa sakit itu pun makin bertambah parah ketika mencapai kepala.
Lopun pun menjerit kesakitan….

Namun setelah rasa sakit itu menghilang ia pun terengah-engah karena kelelahan menahan rasa sakit .Ia merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya kala itu.Seluruh tubuhnya berubah.

Rypty kemudian berkata,"Kini kau bisa ke HellHole ".
Setelah masuk kedalam ,ia sedikit terkejut karena disana banyak sekali orang yang meronta-ronta kesakitan ,terbakar api neraka.
Di siksa oleh api yang begitu panas,sampai -sampai rambut dan tubuhnya melepuh karena panasnya api.

Saat itu Lopus berfikir ,ternyata ini lah hasil dari kekuatan yang dimiliki oleh Nya.Ia kebal terhadap api.Dalam hati Nya ,ia sangat senang sekali dan merasa berterima kasih kepada Rypty.

Kemudian Ia melihat sebuah pondok yang ada di depan,bahkan tak layak dikatakan pondok.Itu seperti rumah yang layak untuk ditinggali.Ketika ia berada di depan ia melihat semua nya tampak berantakan ,seperti habis di serang sesuatu.Kemudian ia tinggal kan rumah itu dan terus berjalan.

Di depan ia sempat melihat sekumpulan orang yang sedang berkumpul sambil membawa buntelan yang entah apa isi nya.Ketika mendekati mereka ,ia pun bertanya kepada salah satu yang ada di sana.

Ia berkata, " maaf, kalian mau kemana? "

Kami semua ingin ke utara, kata nya disana terdapat jalan menuju "HEAVEN" jawab orang itu.

"Bukankah hanya ada satu jalan menuju heaven, yaitu jalan yang ada diatas sana!!!" tanya CHIVIL

"ya , awalnya saya juga berfikir begitu. Tapi setelah salah satu dari kami ada yang berkata bahwa ada jalan lain menuju heaven.Maka kami segera kesana.Lagi pula, katanya sudah ada yang pernah masuk kesana". Jawab nya dengan panjang

Maka CHIVIL pun hanya termenung dan berkata, " Ohhhhh…"

Kemudian orang tersebut bertanya,
" apakah kau ingin kesana, jika ingin kesana kau harus mempunyai tanda seperti ini" sambil memperlihat kan tanda di lengan nya ke arah CHIVIL
(tanda)
"dimana saya bisa mendapatkan tanda seperti itu??" tanya chivil

"oh, kau terlambat. Seharusnya kau datang lebih awal. Atau mungkin kau bisa kesana
kata orang itu sambil menunjuk kearah sebuah rumah kecil yang usang

Kemudian chivil mendatangi tempat tersebut .Saat memasuki tempat tersebut ia melihat sebuah meja bundar, di bagian kaki kiri meja tersebut , patah.Sehingga meja tersebut miring dan hampir menyentuh tanah yang penuh dengan api-api kecil.

Kemudian chivil melihat kebagian kanannya , sungguh terkejutnya dia. Ia melihat sesosok manusia dengan tubuh yang seperti "ORANG TAK WARAS". Orang tersebut berambut panjang dengan agak berantakan dan tak terurus.

"siapa itu.." jawab orang tersebut
"ada keperluan apa kau mau kesini ,hai …anak muda" lanjutnya.

Kemudian chivil berkata dengan nada agak sedikit rendah,
"maaf, saya …"
belum sempat melanjutkan perkataan nya

Orang tersebut menimpalkan kata-kata nya,
"jika tidak ada hal yang lebih penting dari panasnya api ini, lebih baik keluar dari tempat ku…"
Kata nya dengan nada agak sedikit keras.

Dengan nada sedikit kesal dan keras chivil berkata,
"ternyata sikap sombong seperti inilah yang membuat anda masuk ke dalam sini.."

Kemudian orang tersebut menengok kearah chivil, ia pun berkata,
"hmmm.. ." orang itu diam sejenak dan kemudian ia menyuruh nya masuk

"masuk!!!!!..."
Dengan nada yang agak sedikit cetus.

Dengan segera mungkin chivil memasuki ruangan tersebut.

"Duduk…" jawab orang tersebut

"ada keperluan apa kau kesini !!!.." lanjutnya

Dengan tanpa basa - basi, chivil langsung masuk ke topik persoalan.

"apakah kau tahu cerita tentang padang yang hilang dari heaven…" kata chivil

"apa maksud mu dengan pedang…" kata orang tersebut

"jika kau kesini hanya untuk menjadi budak pedang tersebut, lebih baik kau pergi dari sini…"
Katanya dengan malas menanggapi pertanyaan dari chivil

"aku di perintahkan datang kesini oleh Rypty, untuk merebut kembali pedang tersebut…"
Tegas chivil

"apa kata mu.." kata orang tsb dengan nada heran

"kalau begitu, kau yang beranama chivil.."
Tanya orang tsb
" ya……."

Dengan segala kecepatan gerak badan yang di miliki orang tersebut. ia, dengan segera mencari sebuah tanda agar ia merasa yakin benar bahwa chivil telah diperintahkan oleh Rypty. Untuk mengembalilkan padang tersebut ke heaven.

Saat sedang mencari, orang tesebut menemukan tanda dibagian kepala chivil.

Dan kini orang tua tersebut percaya bahwa chivil adalah orang yang ditunggu-tunggu kedatangannya.

"akhirnya… " kata orang tua tersebut
" sudah lama kami menanti-nantikan kadatangan mu .Kalau begitu bawalah air ini dan pergilah ke arah utara. Disana kau akan bertemu dengan orang yang membawa pedang tersebut.
Kata orang tua tersebut dengan jelas

"pasti kau bertanya, untuk apa air tersebut dan kenapa bisa ada air di tempat ini…." lanjutnya

"ya..!!! " jawab chivil dengan bingung

" …. Hahahahaha…." sambil tertawa

" sudah ku duga. Kau tahu, itu adalah tetesan terakhir dari air heaven. Namun sayang kini tetesan air tersebut sudah hilang karena ulah pedang penghancur itu " kata orang tua itu

" kalau begitu pergilah " lanjut orang tua itu

" baiklah, terima kasih…." kata chivil sambil bergerak keluar dari rumah orang tua itu


…….


Chivil pun bergerak menuju arah utara. Berjalan… berjalan…… dan berjalan.
Tak terasa baru berjalan 10 detik , namun ia merasa seperti berjalan selama 10 jam.Karena kelelahan ,ia pun berjalan tertatih-tatih. Sampai ia sadar bahwa bajunya mulai terbakar sedikit.
Karena panik chivil segera mengepak-kepakkan baju yang terbakar tersebut dengan telapak tangannya.

Dan akhirnya baju yang terbakar tersebut bisa teratasi.Namun ia merasa haus, chivil pun baru sadar bahwa ia mempunyai air, setelah tangannya menyentuh tempat air tersebut.

Dengan segera chivil meneguk air tersebut sampai hampir habis.Namun chivil sadar, jika ia menghabiskan air tersebut sampai habis. Dikhawatirkan ia tidak bisa minum kembali di perjalanan selanjutnya. Karena ia melihat jalan yang ia lewati ini tak ada batasnya.

Setelah ia meneguk air tersebut, beberapa menit kemudian ia seperti mempunyai badan yang sangat ringan sekali. Sampai ringannya , badan chivil seperti terbang melayang , perlahan demi perlahan dan seluruh tubuhnya penuh dengan kekuatan yang besar.

Bekas baju yang terbakar tadi pun menghilang , dan kembali seperti semula.

Tanpa basa - basi lagi chivil pun berlari. Baru saja kakinya meyentuh tanah sedikit, ia pun langsung melompat sejauh 20 km. Chivil yang menyadari hal tersebut pun terkejut melihatnya.

Ia pun berfikir,
" apakah ini karena aku telah meminum air heaven tersebut!!!!"
" yasudalah yang terpenting saya harus sampai kesana , ketempat pedang penghancur itu ".

Sudah 50 kali ia melompat seperti itu.
Dan kini , dengan tiba - tiba lompatannya terhenti oleh rombongan budak. Yang sedang di pecut karena tak kuat membawa kayu yang sangat besar itu.

Karena geram chivil pun segera mendatangi mereka.
" hai .." sambi memanggil orang yang sedang memecut budak tersebut

Dengan cepat semua orang yang memecut budak itu pun melihat kearah chivil.

" hentikan semua itu.." kata chivil

Tanpa fikir panjang lagi para pemecut itu menyerang chivil

" serang…%^$&^#$%#&# " kata salah satu pemecut itu.

Dengan segera mungkin chivil pun membereskan mereka semua tanpa harus mengeluarkan keringat sedikit pun.

Kemudian chivil membebaskan para budak tersebut, dan menyuruh mereka pergi.Namun salah satu budak tersebut menolak. Maka seluruh budak itu pun juga ikut menolak jika diperintah untuk pergi, mereka ingin ikut bersama chivil ke dalam ( ISTANA).

Karena itu kemauan dari para budak tersebut, maka chivil pun mengizinkannya.

Chivil pun berjalan maju paling depan.Hanya dengan telunjuk jari chivil. Gerbang yang terbuat dari bahan kayu dilapisi baja dari hellhole itu pun hancur.

Maka mereka semua pun langsung masuk kedalam.

" SERBUUUUUUUUU…. " seru para budak

Pertarungan besar pun terjadi diatara para budak dan tentara.

Selama hampir 6 detik (6 jam di dalam hellhole) semua pun selesai. Pertempuran di menangkan oleh pihak budak. Namun chivil tidak dapat menemukan sang pembawa pedang iblis itu.

Kemudian chivil melihat salah satu prajurit yang ingin di bunuh oleh salah satu budak. Ia pun dengan segera menghentikannya.

" tunggu…" kata chivil
" lepaskan dia… " lanjut nya

" ada apa tuan…" kata budak

" aku ingin bertanya sesuatu kepadanya.." kata chivil

Kemudian budak tersebut melepaskan tentara yang luka parah itu dan memberikan tentara tersebut kepada chivil.

" Ini tuan…" kata budak

" ya…" kata chivil

" sekarang beritahu kepada ku, dimana si pemegang pedang penghancur itu. Setelah itu kau boleh bebas.. " kata chivil dengan tegas

Dengan nada yang tertatih - tatih karena kesakitan, tentara itu pun menjawab,

" di..di…. disana …" kata tentara itu, sambil menunjuk kearah sebuah pintu berwarna silver.

Kemudian tentara tersebut pun di lepaskannya begitu saja.

Dengan segera chivil pergi menuju pintu tersebut. Lalu ia masuk kedalam.
dan sungguh terkejut. Ia melihat kembali tempat dimana chivil dilahirkan yaitu BUMI.

Namun kali ini chivil tidak melihat seorang pun, lagi pula semua yang ia lihat hancur. Seperti habis terjadi perang yang sangat dahsyat sekali.

Gedung - gedung runtuh tak tersisa, jalan penuh puing - puing gedung, serta mobil - mobil hancur terbakar. Asap mengepul di bagian belakang gedung dan sebagainya.

Tiba - tiba chivil mendengar suara dentuman keras diarah kanannya. Suara itu sangat beda dari suara dentuman yang lainnya. Dengan segera chivil menuju kearah sana,dimana ada dentuman keras itu.

Sesampai nya disana, chivil mengendap - endap agak tak ketahuan. Namun chivil sudah di sambut terlebih dahulu oleh suara sang pemegang pedang iblis itu.

" hmmm… keluarlah, aku tahu kau disana " kata sang pemegang pedang tersebut.

Dengan perlahan chivil keluar,
" apakah kau sang pemegang pedang penghancur yang sesungguhnya " kata chivil

" apa kau tidak melihat " kata sang pemegang pedang tersebut

" oh ya, kita belum berkenalan,aku adalah dyggi. Mungkin kau bisa menjadi rekan ku " kata dyggi

" Kau tahu, dengan kau menjadi rekan ku.Kita bisa menguasai semua jagad raya dan juga kematian. Kita bisa segalanya , hhahahahah…..." lanjutnya sambil berdiri dan mengangkat kedua tangan nya keatas.

" huh…. Apa kata mu…" kata chivil
" rekan mu ???? " lanjutnya
" saya tidak percaya dengan makhluk terkutuk seperti mu " kata chivil

" sombong sekali kau…. " kata dyggi
" rasakan ini.." sambil mengeluarkan kekuatannya
Maka tak lama setelah itu terjadi lah pertempuran yang dahsyat sekali.

……….

Ditengah pertempuran, kekuatan chivil pun melemah. Kemudian ia kembali teringat tentang air minum yang membuatnya mempunyai energi super.

Dengan tanpa basa-basi ,chivil menghabiskan semua air tersebut.
Dan tak lama berselang setelah itu, chivil memenagkan pertarungan itu.

Karena kelelahan tubuh chivil tak sanggup digerakkan , dan perlahan-lahan tubuh chivil menjatuhkan diri ketanah.
Namun belum sempat terjatuh datanglah Rypty. Ia dengan segera memegang tubuh chivil yang hampir menyentuh tanah.

Maka dibawalah chivil ke tempat semula, diamana tempat ia bertemu Rypty. Setelah itu chivil ditanya oleh Rypty.
" apakah kau ingin kesana… "kata rypty
( sambil menunjuk kearah cahaya yang indah tersebut yaitu heaven )
" ya… sudah tentukan…. " kata chivil
" lagi pula, saya sudah menyelesaikan tugas ku kan " lanjutnya

" kalau begitu minumlah air heaven ini " kata rypty
" mari, akan saya antar kau kesana… " lanjutnya

saat berada di depan pintu itu , chivil (LOPUS) sangat terkagum - kagum dengan keindahan Pintu tersebut.

Tanpa tersadar , ia berkata,
" inilah heaven yang sesungguhnya "
" wow… pintu yang sangat indah "
" boleh aku masuk ?? " tanya chivil

" tentu, silahkan " kata rypty sambil membukakan pintu heaven tersebut.

" sungguh indah sekali " kata chivil Sampai terkejut dan terkagum-kagumnya chivil

Dengan kebun luas, dipenuhi rumput hijau yang indah jika dilihat mata. Taman yang dipenuhi bunga - bunga yang tertata rapih. Bidadari di setiap penjuru.Air yang mengalir. Burung - burung yang beterbangan kesana kemari.

" kini kau adalah penghuni tetap di heaven ini, terima kasih karena kau telah menyelamatkan semuanya " kata rypty
" Dan nikmatilah semuanya " lanjutnya

" ya, terima kasih… " kata chivil dengan senyum penuh keramah-tamahannya.

Baru 2 kali melangkah, ia disambut oleh kicauan burung yang berwarna cerah.

Kemudian rypty menutup pintu tersebut.

DANNNNN…….


THE END

7/10/2009

RYGHON - BangkitNya raja iblis (bag.akhir)




Lalu seluruh tentara iblis yang tengah bersiap-siap untuk melawan raja iblis yang telah bangkit itu segera datang dan melawan semua nya.Maka jadilah bumi ini tempat pertarungan yang sangat luar biasa sekali .Dijalan-jalan penuh dengan darah hitam dan merah.Kekacauan dimana-mana.Setelah itu raja&ratu iblis(ayah dan ibu) beserta saya sendiri mulai bersiap untuk melawan raja iblis yang telah bengkit itu.Namun raja & ratu kalah ,kini tinggal saya saja yang akan bertarung melawan nya.Saat berhadapan dengan Raja iblis itu saya langsung mengeluarkan kekuatan yang tersembunyi didalam tubuh ku ini.Saat itu saya sudah berhasil mengendalikan kekuatan yang ada didalam tubuhku ini.

Saya pun berkata,

"wahai jiwa-jiwa yang terbelenggu,keluarlah dengan aura-aura hitam pekat mu".

Seketika itu seluruh tubuh ini mengeluarkan aura-aura hitam pekat .Lalu Raja iblis tersebut berkata," Oh… jadi ini kekuatan yang selalu di perebutkan itu".
Kemudian Ryghi pun keluar dari dalam tubuh ku dan ia juga tengah bersiap membantu ku melawan Raja iblis tersebut.

Saat itu terjadi pertarungan yang sengit diantara kami..Namun sungguh sayang ,saya dan Ryghi berhasil di kalahkan .Ryghi pun mengalami luka berat dan ia pingsan.Kemudian ketika saya babak belur karena di hajar oleh Raja iblis itu .Kerah baju saya ditarik nya dan di hisap lah kekuatan saya dari tubuh saya ini.Lalu saya dilempar ke bawah.Saat itu Saya terjatuh ketanah dan Raja iblis itu pun bersiap-siap menghabisi saya dengan mengeluarkan suatu gumpalan hitam dari tangan nya.

BuUUUzZZsSSSS…


Gumpalan hitam itu dilemparkan kearah ku.Baru beberapa meter dari depan ku.Tiba-Tiba teman yang aku sayangi dan yang selalu ada untuk ku (RIKA) menghalangi datangnya gumpalan hitam itu kearah ku .

Dengan segera gumpalan hitam itu mengenai Rika,teman yang paling saya cintai.Setelah itu saya menghampiri Rika ,dan saya lihat Rika sudah tidak lagi bernyawa.Saat itu raja Iblis itu berkata,
"kini kau sudah kalah".
Karena sedih dan marah ,tiba-tiba muncul aura hitam itu lagi.Semakin lama aura hitam itu menutupi seluruh tubuh saya ini.

KEMUDIAN..

BREsssZZZZZZZZ……..

Mata saya menjadi hitam ,rambut saya menjadi keatas semua dan saya mempunyai sayap iblis baru.Ternyata Raja iblis itu tidak mengambil inti dari kekuatan yang tersembunyi didalam tubuh ku ini.
Saat itu Raja iblis pun terkejut dan aku segera menatap melihat kearah Raja iblis yang ada diatas.

DaaNNNNN….

BEsssZZZZZZ……

Dengan cepat sekali saya sudah ada di Justify Fulldepan muka raja iblis itu,maka saya pun berkata, "BUM".
Lalu saya hajar dia dengan pukulan tangan saya.Saat itu terjadi pertarungan yang sangat hebat sekali.Setelah beberapa menit.Raja iblis itu pun berhasil saya kalah kan.

Lalu saya mendatangi tubuh Rika.Lalu memegang nya dengan kedua tangan ku.Didepan tubuh nya saya menagis dan air mata ku ini menetes ke pipi nya dan juga dada nya.Kemudian saya mengangkat tubuh nya dan masih dalam keadaan menagis ,ketika mengangkat tubuh Rika air mata ku ini sempat menetes pula ke tanah.Baru beberapa langkah,tubuh ku ini langsung terjatuh begitu juga dengan Tubuh Rika.Saat itu saya sempat masih tersadar ,dan saya melihat tanah beserta tumbuhan menjadi pulih kembali dengan perlahan-lahan.Kemudian saya sudah tak sadarkan diri (pingsan).Saat saya bangun saya sudah berada di tempat kediaman raja &ratu(ayah dan ibu)iblis.Saat tersadar ,saya melihat saya sudah di kelilingi oleh teman terdekat saya,terutama RIKA dan Ryghi.Mereka ada disampingku.Saat itu saya berkata , "Dimana saya,apakah saya sudah mati".
Lalu Rika berkata sambil tersenyum,"tidak , kau belum mati.Lagi pula kau kan masih harus menikahiku".

Lalu kami semua pun tersenyum karena mendengar candaan dari RIKA.
Saat itu Seperti biasa Ryghi menceritakan apa yang terjadi.Setelah Raja iblis itu saya habisi.
Kata Ryghi setelah Raja iblis itu mati/tewas.Kami telah di selamatkan oleh tetesan air mata saya,yang ketika itu sedang menangis.Kata Ryhgi air mata yang keluar dari dalam kekuatan saya itu telah mengembalikan bumi seperti semula.Semua nya masih hidup.Namun itu berlaku hanya mereka yang saat itu tidak benar-benar mati(pingsan).

Kemudian saya berkata, " dimana ayah & ibu??".sambil menengok kekanan dan kekiri.

Kemudian semuanya menjadi diam dan Rika pun berkata dengan nada pelan,bahwa mereka telah meninggal.
……………
Setelah beberapa bulan dan luka saya hampir seluruh nya sembuh .Saya pun menikah dengan Rika dan saya menjabat sebagai pemimpin seluruh iblis( raja dari seluruh iblis).

TAMAT

RYGHON - bangkit Nya raja iblis (bag.3)

Sesampainya tempat raja&ratu iblis.Saya segera membicarakannya ,namunketika itu mereka pun tidak bisa berbuat banyak untuk melawan kebangkitannya raja iblis itu.saya mengusulkan untuk mencuri dan menghancurkan patung raja iblis yang masih tertidur itu dari museum.Namun ,kata raja dan ratu iblis .Hal itu telah dilakukan tetapi Ketika patung itu dihancurkan ,patung itu kembali seperti semula dan oleh sebab itu raja & ratu iblis sudah sangat putus asa .Bukan hanya mereka saja tetapi semua kelompok iblis yang ada saat itu juga sudah menyerah.Mereka hanya bisa melawan semampu mereka dan disaat seperti inilah mereka juga meminta tolong kepada ku,Untuk menghabisi sang Raja Iblis yang akan bangkit itu.

Setelah itu saya kembali ke bumi lagi dan memikirkan bagaimana cara nya untuk menghabisi raja iblis itu.Saat itu saya berada di atap sekolah.Sambil tiduran dan menghadap kan pandangan saya kearah langit .Ketika itu Rika muncul tepat saat saya sedang menatap langit dan saya pun menatap nya sebentar.Ia pun menegur ku ,

"Hai, sedang apa…".kata Rika sambil menatap muka ku yang sedang menghadap langit.
"ah tidak … langitnya cerah ya….". Kata ku sambil tiduran.
Lalu Rika pun ikut tiduran disampingku.
Ia berkata, "ya.. Kau benar".
Lalu tiba-tiba Rika menanyakan tentang takdir.
"apa kah kau percaya dengan takdir". Kata Rika
"ya… saya percaya".jawab ku.
"lalu apakah kau percaya dengan cinta". Tanya Rika
Sambil menengok kearah Rika dan mengerutkan kening,saya berkata,"CINTA ???"
"ya , .." jawab Rika dengan nada yang lembut.
Lalu saya berkata ,"apa itu Cinta ????."
Dan saat itu Rika pun menjelaskan arti CINTA.
Saat mendengar penjelasan dari Rika, saya masih belum mengerti dengan jelas,tetapi saya mendefinisikan CINTA adalah sesuatu yang benar-benar saya sayangi.
Lalu saya bangun dari tempat tiduran ku,begitu pula dengan Rika.
Kemudian bel sekolah berbunyi ,itu tandanya pelajaran selanjutnya akan segera di mulai dan saya langsung pergi bergerak keluar.Selintas Rika menggerakkan tangan nya ,seolah-olah ingin mengatakan sesuatu.
Lalu aku pun berhenti sejenak dan berkata, "ada apa..".
"e.ee…hh ti..ti..tidak… tidak ada apa-apa..". Jawab Rika dengan nada agak sedikit gugup

"ya sudah , ayO.. Kita masuk kelas,sebentar lagi pelajaran akan segera dimulai". Kata ku sambil menarik tangan kirinya .
………
Setelah pulang dari sekolah,tiba-tiba langit menggelap .Lalu muncul awan hitam dilangit yang begitu pekat sekali.Hal itu begitu mengundang perhatian banyak orang yang berada di luar ,lapangan dan juga tempat-tempat terbuka lainnya.
Saat itu saya sedang pulang bersama dengan Rika.Lalu saya pun berkata dengan nada perlahan.
"ternyata sudah tiba saat nya".
"apa???" jawab Rika dengan penuh rasa ingin tahu.
"tidak apa-apa". Kata ku dengan penuh kebohongan.

Sesampainya dirumah,saya segera pergi ke tempat raja&ratu iblis.Baru saja saya melepaskan sayap iblis ku.Tiba-tiba seseorang membuka pintu kamar ku.Saat ku tengok ternyata itu adalah Rika.maka aku pun menjadi panik juga terkejut.Lalu Rika pun sempat menatap ku dan bengong sebentar.Namun perlahan ia mendekat ,dan mendekat kearah ku.Karena panik aku pun memegang bahu nya dan menyuruh nya duduk dan menjelaskan dengan perlahan kepada nya.Tentang siapa aku sebenarnya.Lalu Rika pun mengerti dan ia juga sudah tahu siapa saya sebenarnya sejak pertama kali saya berjumpa kala itu.

Lalu Rika menjelaskan ketika kita baru pertama kali bertemu.
Lalu aku pun sempat heran kepadanya,aku berkata " kenapa kau,bisa melihat ku".
Lalu Rika pun memejamkan mata dan menunduk kan kepalanya sedikit.
Lalu…
BuUUsSZZZZzzz….

Sebuah sayap keluar dari punggungnya.Kemudian Ryghi pun keluar dari dalam tubuh ku.
Dan Ryghi berkata,"sudah aku duga siapa kau sebenarnya".sambil tersenyum ala iblis.
Namun saat itu saya masih bingung kenapa selama ini saya tidak bisa merasakan aura iblis yang dimiliki oleh Rika.Lalu Ryghi menjelaskan nya kepada ku.

Bahwa Rika adalah salah satu golongan iblis yang hampir punah / langka yang masih tetap hidup selama ini dan hanya tinggal beberapa puluh orang saja yang masih tetap hidup di bumi ini.
Tiba-tiba Rika memeluk saya,dan saya pun sungguh terkejut ,lalu Rika mengungkapkan semua isi hati nya kepada ku.Bahwa ia sangat mencintai ku.

Belum selesai pembicaraan itu,Ryghi berkata," sudah ,tidak ada waktu untuk itu.Coba kau lihat langit itu .Sebentar lagi semua nya akan segera dimulai".sambil menatap kelangit
Lalu kami pun pergi ke tempat raja&ratu iblis .kemudian kami membicarakan bagaimana caranya untuk melawan sang Raja iblis yang akan segera bangkit itu.Karena itu seluruh pasukan tentara iblis disiapakan untuk melawan Raja iblis tersebut.Setelah semua siap .Maka kami semua langsung keluar dan datang ke bumi untuk bersiap-siap melawan nya.

……..

Di bumi sendiri keadaan pun semakin tidak tekendali,langit pun sudah sangat hitam sekali ,orang -orang pun panik.

KEMUDIAN…

BoOOOooOOMMmmMMM…………..


Museum itu sendiri ,tiba-tiba saja hancur….
Dan kini Raja iblis itu pun sudah bangkit kembali.
Kemudian sesuatu keluar dari tubuh Raja iblils itu,sesuatu itu beterbangan kesana kemari.Sepertinya jumlah nya sangat lah banyak.Lalu saat jatuh ketanah ,bayangan itu berubah menjadi sekumpulan iblis lain.Badannya menyerupai binatang dan mempunyai sepasang sayap pula.Lalu mereka menghabisi semua yang ada di depan mereka.Sedangkan Raja iblis itu sendiri mengeluarkan kemarahannya karena selama ini ia telah di segel dan ia melemparkan suatu gumpalan cahaya hitam ke sumua tempat yang dia lihat.

RYGHON- bangkitnya raja iblis (bag.2)


Sabtu pagi,ketika saya tengah bersiap-siap ingin memasukkan uang saya ke dalam dompet.
Tiba-tiba saya mendengar suara yang tengah memanggil nama saya di depan pintu.Sambil membunyikan bel yang terdapat di depan pintu rumah.Ketika itu saya pun tahu ,bahwa suara itu adalah Rika.Dengan segera saya pun bersiap-siap menemuinya.

Sesampainya di museum,saya mempunyai perasaan yang tidak enak sekali.Saya merasa ada aura hitam yang sangat kuat sekali.Sampai-sampai kening dan telapak tangan saya terasa berkeringat.Udara yang sempat terasa hangat ,kini menjadi dingin.

Setibanya di museum…...

Ketika kaki kiri saya melangkahi garis pintu museum ,tiba-tiba jantung saya terasa tertusuk ,saat itu sakit sekali.Badan saya pun agak sedikit membungkuk,sambil memegang dada ku ini.Ketika itu Rika yang tengah berjalan di depan ku berhenti sejenak,ketika melihat ku seperti orang yang sedang kesakitan.

Rika pun menghampiri ku dan berkata, " kau kenapa ???" . Sambil memegang bahu kiri ku.

Saya pun menjawab, "tidak… aku baik-baik saja." sambil menggerak kan tangan ku ku arah nya

Maka kami pun segera memasuki museum itu.Kala itu saya melihat kerumunan orang ,ada yang tengah memotret ,bergerak kekanan dan kekiri dan juga ada yang sedang asyik memegang kamera HP.Lalu tangan kiri Rika memegang tangan kanan ku dan menarik tangan ku itu menuju kerumunan orang ,Kemudian Rika menarik ku lagi masuk kedalam kerumunan orang tersebut.Untuk berjaga-jaga saya pun memegang erat tangan Rika.Saat berada tepat didepan peninggalan itu,saya hanya melihat sebuah buku yang bertuliskan sesuatu.Namun saya paham dan mengerti tulisan itu,karena tulisan itu adalah tulisan bangsa Iblis kami.Namun karena terhalang oleh orang lain,saya jadi tidak bisa membacanya.Rika yang saat itu berada di samping kanan ku .Sangat asyik sekali melihat buku peninggalan itu.Saat ku lihat mukanya,mulut nya seperti membaca sesuatu.Saya tidak tahu,ia paham tulisan itu.Namun mata saya sempat menagkap sesuatu yang berada di sebelah kiri saya.Saya tegaskan lagi untuk melihat benda itu ,saat saya tahu.Tiba-tiba jantung saya terasa tertusuk kembali seperti awal saya masuk museum ini.Saya pun memegang jantung saya lagi.Dalam kesakitan itu,saya sempat memejamkan mata saya .Dan ketika saya buka mata saya ,saya telah berada di alam kegelapan.Ketika itu saya melihat langit dipenuhi dengan kegelapan,kehancuran dimana-mana.Dan saat saya melihat keatas ,muncul lah sesuatu yang berwarna hitam ,tubuhnya dilapisi dengan baju besi,serta mengenakan jubah berwarna hitam dan ia pun mempunyai sayap yang seperti milik ku,ketika saya telah berubah menjadi Iblis juga.

Tiba-tiba ,iblis itu melemparkan sesuatu ,seperti gumpalan cahaya hitam yang mengarah ke saya.Semakin lama gumpalan hitam itu mengarah kearah ku,dan dengan segera saya menutup mata juga muka saya dengan lengan kanan saya.

Lalu ……
Ketika tersadar saya telah berada di sebuah tempat ,saya terbaring di tempat tidur .Saya pun melihat kekanan dan kekiri.Saat itu tidak ada seorang pun di tempat saya.Kemudian muncul suara yang kukenal dari sebelah kiri ku.Dan itu adalah Ryghi.Ryghi adalah Iblis yang selalu bersemayam didalam tibuh ini untuk menjaga ku.

Ryghi pun berkata ," Hey… bangun lah ,aku ingin mengatakan sesuatu kepada Mu." sambil duduk di jendela yang tengah terbuka.

Saya pun berkata pula," Ada apa !!!!!" sambil membangunkan badan saya dari tempat tidur.
"apakah kau sudah merasakan aura kegelapan itu". Kata Ryghi.
" Ya… saya sudah merasakan aura itu.SebenarNya aura siapa".jawab saya
Belum lagi Ryghi ingin menjawab,saya pun berkata lagi," apakah itu…"

Dengan segera Ryghi menjawab….
"Ya…. Itu adalah aura raja dari semua raja iblis". Jawab Nya.
"jika begitu,apa yang harus kita lakukan". Saya berkata
Kami pun terdiam sejenak ..
Dan Ryghi pun berkata,"Tidak ada",sambil turun dari tempat duduk nya dan mengahadap ke arah jendela.
"tidak ada yang bisa kita lakukan,karena pada malam bulan purnama nanti ia akan terbebas dari segel itu.Dan yang bisa menyegel Nya kembalai hanya nenek moyang saja.Dan kini kita hanya bisa melawan nya sebisa mungkin."kata Ryghi.
"Ryghi berkata lagi,"apakah kau sudah melihat Nya."
"a..a.a..pa ….. Apa maksud Mu."jawab saya sengan nada sedikit gugup
"kehancuran dunia ini." kata Ryghi sambil menatap kearah luar
"Ya..aaa…. Saya sudah melihat nya".jawab saya sambil mengarah kan pandangan saya ke arah awan yang berada di luar.
Saat itu saya sempat adu mulut dengan Ryghi.Karena saat itu Ryghiberkata tidak ada yang bisa dilakukan.Namun hal itu dapat diselesaikan.Kami pun sepakat akan membicarakannya dengan kedua ayah & ibu (raja&ratu iblis yang sekarang) di sana.Karena tidak tahan lagi,saya pun segera berangkat menemui ayah & ibu(raja & ratu iblis yang sekarang) saya.Seperti biasa jika saya ingin pergi ke dunia iblis sana (tempat tinggal raja&ratu iblis).Saya harus mengucapkan sebuah kata yang pernah diajarkan oleh Ryghi ,untuk mengeluarkan sayap iblis saya ,maka dengan perlahan saya pun mengucapkan ,

"wahai jiwa iblis kepakkanlah saya Mu"

Dan …
BuSSzZZZZZ…….
Seketika itu juga keluarlah sayap iblis yang saya punya.Namun tanpa saya sadari Rika mengintip dari balik pintu.Dan saya pun dengan segera berangkat ke tempat raja &ratu iblis (ayah& ibu) saya yang tengah berada di dunia iblis sana.Rika yang ketika itu sedang mengintip dari balik pintu.Langsung masuk kedalam kamar dan menuju jendela ,tempat dimana saya telah keluar dari ruangan menuju tempat raja&ratu iblis.Ketika di di depan jendela ,ia menatap ke arah langit dan menaruh kedua tangan nya di dekat jendela itu.

………


RYGHON - BangkitNya Raja iblis




Hari ini adalah hari pertama ku di terima di SMU dan seperti biasa di jalan yang menuju arah ke sekolah selalu ramai ,disana terdapat banyak sekali anak sekolah yang berlalu lalang.Saat di belokan pertama gang sekolah tiba-tiba muncul seseorang dengan menaiki motor besarnya melintas dengan cepat di depan ku begitu saja.Saya sontak terkejut dan terjatuh.Untungnya saya tidak apa-apa(baik-baik saja).Kala itu,saya hanya terluka sedikit di bagian lengan kanan saya.karena menahan badan saya yang saat itu hampir menyentuh tanah.Saya pun menghadapkan tangan yang terluka tadi kearah muka saya.Ketika saya lihat ,saya pun merasa terkejut .Bahwa kekuatan saya dapat menyembuhkan luka itu.Saat sedang melihat luka ku yang hampir sembuh itu.Tiba-tiba dengan cepat muncul seorang wanita di samping ku,ia berada tepat saat saya melihat luka itu menutup(sembuh dengan sendirinya).

Dengan segera saya meyembunyikan luka itu dari wanita yang tengah berada di samping ku tadi.Saya tidak tahu ia melihat atau tidak tentang luka ku itu.Wanita itu berkata,

"kau tidak apa-apa". Sambil memegang dan menarik tangan ku.
Saya pun menjawab, "ya.. saya tidak apa-apa,terima kasih".sambil menatap wanita itu.

Motor itu sudah jauh sekali,ketika itu.
Maka kami pun melanjutkan untuk berjalan ke sekolah .

………………

Awal masuk sekolah saya melihat betapa luas dan besarnya SMU ini.maklum ini adalah sekolah terbesar ke dua di kota ini.Murid nya pun juga lumayan banyak.Serta di lengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang sangat membantu siswa dalam belajar.

Awal masuk ke SMU ini saya hanya sendiri.Teman-teman SMP saya tidak lah banyak dan bisa di hitung dengan jari tangan.Kebanyakan dari mereka telah bersekolah di luar negeri dan ada pula yang melanjutkan sekolah nya ke kota lain.
……
Setelah mendapat tempat duduk di kelas saya langsung menatap keluar jendela.Saat itu saya merasa seperti murid baru di SMU ini.Karena saat memasuki ruang kelas,saya melihat teman-teman yang sekelas dengan saya ,sudah sangat akrab sekali satu denganyang lainnya .Mereka saling canda,tawa dan ada juga yang sedang mengobrol.Saat melihat kearah jendela saya dikagetkan oleh suara wanita yang sedang menegur dan memegang pundak kanan saya.Sontak saya pun menengok kekanan .Saya pun langsung tersenyum melilhat wanita itu.Ketika saya tongok ,ternyata wanita itu orang yang bertemu saya di jalan .Ketika itu kami berpisah ,karena ia ingin kekantor kepala sekolah.

Saat saya tersenyum melilhatnya,ia pun membalas senyuman itu.Lalu ia pun duduk disamping ku.Saat itu kami pun berbincang bincang.

Setelah mengobrol dengan dia,kini saya tahu nama Nya.Wanita itu bernama RIKA.Saya juga tahu bahwa ia tinggal tidak jauh dari rumah ku.
Maka ketika ia pulang dari sekolah ,ia menginginkan saya pulang bersama.Karena ketika itu arah rumah kami searah.
……

Kini sudah dua hari saya bersekolah di SMU ini.Selama itu hanya RIKA saja yang saya kenal.Bagi saya,ketika berkenalan dengan dia .Tidak tahu kenapa saya sudah sangat akrab dan sangat mengenal nya.Begitu juga dengan dia.

Hari itu ,saat jam istirahat berbunyi Rika berkata kepada ku,bahwa ia ingin mengajak ku ke musium sabtu esok.Karena saat itu ada sebuah peninggalan(prasasti) yang baru-baru ini telah ditemukan di daerah pusat kota.Katanya Rika,itu adalah sebuah peninggalan yang telah berumur miliaran tahun yang lalu.

Kala itu ,Rika sangat lah penasaran karena ingin melihat peninggalan itu.Ia berkata bahwa ia telah mengajak teman rumahnya dan juga orang tuanya untuk pergi kesana.Namun mereka semua tidak bisa.Maka dari itu ia mengajak saya.Saat itu ia memohon-mohon kepada ku.Karena besok sabtu saya juga tidak ada pekerjaan lain.Saya pun mengiyakan untuk pergi bersamanya.
.....

7/06/2009

Polos adalah saya



Minggu malam ,ketika kami semua sedang mengadakan acara di kampus,saat itu setelah melakukan tugas ,kami di suruh menyebutkan salah satu kemampuan kami .Pertama teman saya yang laki-laki ,lalu disuruh majulah dia. Saat itu ia menyebutkan kemampuannya,ia berkata bahwa ia bisa membuat gambar /grafis .Ketika itu ia diberi waktu untuk menggambar biasa di papan tulis yang berwarna putih.Dipapan itu ia menggambar seperti manusia ular,lalu selanjutnya teman saya yang laki-laki lagi yang di suruh maju kedepan,dia berkata bahwa dia juga mempunyai keahliah menggambar pula.
Dia pun menggambar tokoh kartun yang mudah saya tebak,dia menggambar tokoh si kuning sponbob.
Selanjut nya juga teman saya lagi yang laki-laki.Setelah itu barulah saya yang menyebutkan salah satu kemampuan saya,sebenarnya ketika saya maju saya agak sedikit bingung ,apa yang harus saya katakan.Sedangkan keahlian saya sendiri hanyalah sedikit.Sebelum maju saya sebenarnya ingin berkata ,bahwa kelebihan saya adalah wajah saya yang ganteng ini .namun saat maju saya urungkan kembali.Saya hanya berkata ,saya tidak memiliki kemampuan apa pun dari dalam diri saya dan kemudian saya disuruh menyebutkan salah satu hobi saya.Namun saya hanya berkata asal saja. Namun suara iseng dari samping saya berkata bahwa kelebihan saya adalah bahwa saya orang yang POLOS…
Saat itu saya langsung menunjuk diri sendiri dengan telunjuk kanan saya ke arah dada saya.Saat itu saya sedikit merasa geli sekali mendengarnya.
Lalu saya dipersilahkan duduk kembali.Saya sempat terhenti sejenak dan berfikir .Memang sebenarnya saya pernah memikirkan hal itu(kata POLOS).namun itu sudah lama sekali.Dahulu saya pernah berfikir bahwa Polos berarti bodoh serta tidak tahu apa-apa.dan juga masih merasa amat sangat malu.

Mungkin ,yang ia katakan POLOS adalah kebodohan ku kali ya…
Bagi saya rasa malu yang terlalu berlebihan dan juga tidak mau mengenal sekitar kita itu adalah orang yang besar kemungkinan mempunyai sikap yang POLOS layak nya anak bayi.